Kompas.com - 30/05/2013, 18:55 WIB
|
EditorFarid Assifa

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya meringkus tiga pelaku penimbun bahan bakar minyak (BBM) bensin dan solar bersubsidi sebanyak 1.000 liter. BBM itu rencananya akan dijual para pelaku untuk kegiatan industri pertambangan pasir besi di wilayah Selatan Tasikmalaya.

Kepala Satreskrim Polres Tasikmalaya AKP Candra Sasongko mengatakan, ketiga pelaku adalah Iso (49), warga Kecamatan Cikalong, Herman (45) dan Dedi (46), warga Kecamatan Cipatujah. Modus para pelaku dengan membeli BBM bensin dan solar bersubsidi menggunakan izin pedagang eceran. Mereka setiap hari membeli kedua jenis BBM tersebut ke berbagai pom bensin dan ditimbun terlebih dahulu di suatu tempat. Setelah terkumpul, mereka menjualnya ke salah seorang pengusaha tambang pasir besi sebagai bahan bakar alat berat industri.

"Kami mengamankan BBM bersubsidi jenis solar dan bensin hasil penimbunan dengan total 1 ton liter, menggunakan 39 jeriken. Kami berhasil meringkusnya saat mereka membawa BBM menggunakan kendaraan pikap up berwarna merah," jelas Candra kepada sejumlah wartawan di ruang Satreskrim Polres Tasikmalaya, Kamis (30/5/2013).

Condro menambahkan, sesuai keterangan, ketiga pelaku ini sering menimbun BBM untuk dijual ke pengusaha. Kini ketiga tersangka masih ditahan di Markas Polres Tasikmalaya. Para pelaku pun dijerat Pasal 55 Undang-Undang tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara atau denda maksimal Rp 6 miliar. "Mereka dijerat dengan UU Minerba," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.