Kompas.com - 30/05/2013, 16:34 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota DPRD Nduga, Papua, Eka Tabuni (40), tewas dibacok di Jalan Raya Hawai Sentani, Papua oleh tiga orang warga Nduga. Motif pelaku diketahui sebagai balas dendam kepada Eka Tabuni. Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Agus Rianto mengungkapkan, ketiga tersangka merupakan keluarga Yustinus, Kabag Umum Kabupaten Nduga yang tewas pada 23 Maret 2012. Eka Tabuni disebut sebagai salah satu pelaku pembunuhan Yustinus.

"Dari hasil pemeriksaan penyidik di Jayapura, bahwa peristiwa tersebut merupakan tindak lanjut kejadian sebelumnya. Korban Eka Tabuni dianggap sebagai pelaku pembunuhan saudara Yustinus sehingga dari kerabat korban melakukan pembalasan," terang Agus di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (30/5/2013).

Eka Tabuni tewas pada Rabu (29/5/2013) pukul 15.00. Tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka yaitu Letia Gwijangge (36), Ijanus Wandikbo (19), dan Nanggaluk Ara (25). Awalnya tersangka membuntuti korban dari wilayah lingkaran Abe dengan menggunan mobil sewaan. Setelah mendapati korban, pelaku langsung menyergap dan membacok kepala dan leher korban hingga nyaris putus.

Korban juga diserang dengan parang dan terluka pada kaki bagian kiri dan lutut. Sebelum ditangkap, para pelaku sempat melarikan diri ke kampung Yabaso Ujung Bandara Sentani. Ketiga tersangka kini masih menjalani pemeriksaan di Polres Sentani.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X