Gadis Pemeran Video Mesum Dicekoki Miras? - Kompas.com

Gadis Pemeran Video Mesum Dicekoki Miras?

Kompas.com - 29/05/2013, 21:53 WIB

KEDIRI, KOMPAS.com - Ungu (nama samaran), gadis 14 tahun bersedia jadi pemeran video mesum bersama YG (14) diduga karena pengaruh minuman keras. Hal itu terungkap saat rapat mendadak yang digelar khusus untuk menyikapi persoalan video asusila ini oleh Sekretaris Kota Kediri, perwakilan Dinas Pendidikan, perwakilan kepolisian, serta perwakilan SMP tempat Ungu belajar.
 
"Yang paling menjadi perhatian, atensi kami, ini penyebabnya adalah miras, anak ini dicekoki miras," kata Agus Wahyudi seusai rapat itu kepada Kompas.com, Rabu (29/5/2013).

Oleh sebab itu, kata Wahyudi, selain melakukan patroli rutin yang bertujuan untuk menekan pelajar yang berkeliaran di luar sekolah, pihaknya juga akan menertibkan miras. Ia tidak menutup mata bahwa keberadaan miras, terutama yang tidak berizin, menurutnya cukup tinggi di Kediri.

"Saya tadi sudah perintahkan kepada Satpol PP agar bergerak menertibkan miras," tegasnya.

Pengendalian miras sendiri, menurutnya, cukup susah. Selain karena kecerdikan para penjual miras, hukuman terhadap mereka juga dianggap tidak menimbulkan efek jera, karena hanya dijerat pasal tindak pidana ringan.
 
"Padahal (miras) berbahaya, merusak. Itu dampaknya," pungkasnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kediri Kota AKP Siswandi mempunyai pendapat berbeda tentang latar belakang video mesum itu. Polisi menyebut penyebabnya karena bujuk rayu maupun janji pemenuhan kebutuhan Ungu yang disampaikan YG.
 
Sebelumnya diberitakan, video berdurasi 7 menit 56 detik berisi adegan hubungan intim Ungu dan YG beredar luas di masyarakat Kota Kediri sejak sepekan terakhir. Adegan itu direkam dengan kamera ponsel dan lokasinya di sebuah rumah kosong di Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

 


Komentar

Terkini Lainnya

Lagi, Seorang Wanita Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis Raja Minyak

Lagi, Seorang Wanita Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis Raja Minyak

Megapolitan
Menurut Boediono, Rapat di Istana Tak Pernah Setujui Penghapusan Utang Sjamsul Nursalim

Menurut Boediono, Rapat di Istana Tak Pernah Setujui Penghapusan Utang Sjamsul Nursalim

Nasional
Kasus Mayat Perempuan Dalam Karung, Keluarga Tidak Tahu Supartini Hamil

Kasus Mayat Perempuan Dalam Karung, Keluarga Tidak Tahu Supartini Hamil

Regional
Banyak Artis Jadi Caleg, KPU Serahkan ke Pemilih untuk Menilai

Banyak Artis Jadi Caleg, KPU Serahkan ke Pemilih untuk Menilai

Nasional
Gerindra Pastikan Prabowo Tetap Bertemu SBY Sebelum Pendaftaran Capres-Cawapres

Gerindra Pastikan Prabowo Tetap Bertemu SBY Sebelum Pendaftaran Capres-Cawapres

Nasional
789 Bidang Tanah di Pasar Gembrong Terkena Imbas Proyek Tol Becakayu

789 Bidang Tanah di Pasar Gembrong Terkena Imbas Proyek Tol Becakayu

Megapolitan
Kardus Isi Jam Dinding Dikira Bom Tergeletak di Jalan, Warga Geger

Kardus Isi Jam Dinding Dikira Bom Tergeletak di Jalan, Warga Geger

Regional
Golkar Sulit Coret Dua Caleg Mantan Koruptor, Ini Alasannya

Golkar Sulit Coret Dua Caleg Mantan Koruptor, Ini Alasannya

Nasional
Dari Tampomas hingga Abeto, Kapal Laut yang Pernah Angkut Jemaah Haji Indonesia ke Jeddah

Dari Tampomas hingga Abeto, Kapal Laut yang Pernah Angkut Jemaah Haji Indonesia ke Jeddah

Nasional
Densus 88 Tangkap 7 Orang Terduga Teroris di Banyuasin

Densus 88 Tangkap 7 Orang Terduga Teroris di Banyuasin

Regional
Usung Caleg Mantan Koruptor, Kaderisasi Parpol Dinilai Mandek

Usung Caleg Mantan Koruptor, Kaderisasi Parpol Dinilai Mandek

Nasional
Terduga Mata-mata Rusia Tawarkan Seks demi Masuk Organisasi Penting AS

Terduga Mata-mata Rusia Tawarkan Seks demi Masuk Organisasi Penting AS

Internasional
Kota Pertama 'Torch Relay' Asian Games 2018, Yogyakarta Terbukti Aman

Kota Pertama "Torch Relay" Asian Games 2018, Yogyakarta Terbukti Aman

Regional
KPU Diminta Tak Ragu Coret Caleg Mantan Koruptor

KPU Diminta Tak Ragu Coret Caleg Mantan Koruptor

Nasional
Mardani Ali Sera Ada di Luar Kota Saat Pelemparan Bom Molotov di Rumahnya

Mardani Ali Sera Ada di Luar Kota Saat Pelemparan Bom Molotov di Rumahnya

Megapolitan

Close Ads X