Kompas.com - 28/05/2013, 17:11 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

PONTIANAK, KOMPAS.com - Direktorat Polisi Perairan Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menahan kapal bermuatan 28 drum solar yang diduga ilegal. Solar sebanyak 5,6 ton itu disita saat hendak didistribusikan di wilayah Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (27/5/2013).

Pada hari Selasa (28/5/2013), kapal pengangkut solar ilegal itu sudah sampai di Markas Direktorat Polisi Perairan Polda Kalbar di pinggir Sungai Kapuas, Kota Pontianak.

Dani (22), anak buah kapal menjelaskan, solar itu dibeli di sebuah stasiun pengisian bahan bakar di Batu Ampar dengan harga Rp 4.500 per liter.     

Rencananya, solar itu akan dijual lagi kepada nelayan di Batu Ampar. Namun, nahkoda tidak bisa menunjukkan dokumen pengangkutan bahan bakar minyak bersubsidi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.