Kompas.com - 28/05/2013, 13:49 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

TERNATE, KOMPAS.com  Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, Selasa (28/5/2013) pagi, meresmikan groundbreaking dimulainya pembangunan jaringan fiber optik Palapa Ring Sulawesi-Maluku-Papua. Peresmian berlangsung di Kantor PT Telkom di Ternate.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Thayb Armayn dan jajaran Muspida Maluku Utara, Dirut PT Telkom Arief Yahya, staf Kemkominfo, dan perwakilan dari bupati dan wali kota se-Maluku Utara. "Kita adalah anak cucu Majapahit yang tengah mewujudkan mimpi Gajah Mada yang pernah mengucap sumpah Palapa untuk menyatukan Nusantara ini," ujar Tifatul yang disambut tepuk tangan hadirin.

Tifatul juga menegaskan, pembangunan proyek Palapa Ring ke kawasan Indonesia Timur ini akan menjadi tonggak sejarah bagi kemajuan generasi bangsa. "Ini bagaikan sinar mentari yang akan menerangi kawasan Indonesia Timur karena masyarakat akan memperoleh fasilitas akses internet dengan kecepatan tinggi," tegas Tifatul.

Palapa Ring Proyek adalah pembangunan jaringan serat optik dan telah menyambungkan pulau-pulau besar lainnya di Indonesia, seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Jaringan ini dikenal juga dengan istilah broadband (pita lebar).

Mulai hari ini, jaringan tersebut akan disambungkan ke Maluku dan Papua yang diharapkan akan selesai 18 bulan ke depan. Untuk stage Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS ) akan memakan biaya mencapai Rp 2 triliun. Proyek ini sepenuhnya akan dikerjakan oleh PT Telkom Indonesia. "Ini adalah bagian dari implementasi Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) termasuk konektivitas koridor 6," ungkap Tifatul.

Proyek prestisius ini telah dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Forum Indonesia Summit, November 2009, dalam istilah "Indonesia Tersambung". Jargon ini menandai tersambungnya Indonesia baik secara infrastruktur jalan, jembatan, transportasi, maupun komunikasi dan informasi.

Tifatul kembali mengingatkan, proyek ini akan membuka akses internet dengan kecepatan hingga 10 Mbps. Jika dimanfaatkan secara positif, layanan ini akan meningkatkan daya saing Indonesia di percaturan dunia global. "Sekali lagi pembangunan proyek Palapa Ring ini akan memperkecil kesenjangan antara kawasan Indonesia Bagian Barat dan Indonesia Bagian Timur," tutup Tifatul.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.