Kompas.com - 27/05/2013, 20:31 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penyebaran video porno dipastikan tidak akan dipecat sebagai kader PDI Perjuangan. Bahkan, Rachman diproyeksikan untuk maju kembali sebagai calon bupati Bogor dalam Pemilihan Kepala Daerah 2013.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat TB Hasanuddin menjelaskan, diproyeksikannya Rachman sebagai calon bupati Bogor merupakan rencana resmi pihaknya. Meski demikian, di sisi lain PDI Perjuangan masih mengikuti proses hukum yang membelit Rachman sampai memiliki kekuatan hukum yang jelas.

"Kita ikuti saja proses hukum sampai incraht," kata Hasanuddin, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (27/5/2013). Hasanuddin mengaku tidak mempermasalahkan salah seorang kadernya menjadi tersangka. Selain Rachman, pihaknya juga sedang mempertimbangkan Bupati Bogor saat ini, Rachmat Yasin, untuk kembali maju dalam Pilkada 2013.

Seperti diberitakan, Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman diduga terlibat kasus pornografi, yakni penyebaran video porno yang diduga mirip pejabat di DPRD Provinsi Jawa Barat. Dalam hal ini Rachman sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat dan dijadwalkan menjalani proses pemeriksaan penyidikan pada Kamis (23/5/2013) lalu. Atas dugaan tersebut, Rachman dijerat Pasal 29 Undang-Undang No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X