Kompas.com - 26/05/2013, 20:10 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

JAMBI, KOMPAS.com- PetroChina International Jabung Ltd mendesak Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, turut mendukung target produksi gas nasional. Lambannya proses perizinan lokasi sumur bor di Kecamatan Geragai dan Mendahara Ulu, Tanjabtim, dapat menimbulkan masalah produksi.

Communication Manager PetroChina International Compa nies Inc, Novie Latanna mengatakan, PetroChina berharap agar permasalahan perizinan dapat diselesa ikan dengan baik bersama Pemkab dan penyegelan dapat segera dibuka. Ini sejalan dengan Instruksi Presiden No mor 2 Tahun 2012 tentang Peningkatan Produksi Minyak Bumi Nasional, yaitu pencapaian produksi minyak bumi nasional paling sedikit rata-rata 1,01 juta barel pada tahun 2014.

"Kami berharap memperoleh dukungan penuh dari pemda dalam membangun sinergisitas yang lebih baik ke depan. Ini dimaksudkan agar kegiatan eksplorasi dan eksploitasi dapat dioptimalisasikan serta berlangsung secara kondusif di Kabupaten Tanjung Jabung Timur," ujarnya, Minggu (26/5/2013).

Pernyataan ini terkait belum keluarnya izin lokasi sumur bor gas dan minyak bumi. Data Pemkab Tanjabtim, sebanyak 33 lokasi belum miliki izin lokasi. Terkait itu, pemkab menyegel 12 lokasi sumur bor pada Jumat lalu.

Menurut Novie, pihaknya juga melaksanakan 12 program CSR. Program dimaksud di antaranya, pembangunan sekolah, pembangunan jaringan listrik, perbaikan rumah pra sejahtera, dan pengaspalan jalan. Untuk tah un 2013, program CSR yang sedang dipersiapkan adalah pengaspalan jalan dan fasilitas air bersih.

Secara konsisten, PetroChina akan terus melaksanakan program CSR yang telah dikoordinasikan dengan pemkab. Dia melanjutkan, tahun 2012 memang masih ada program ya ng belum selesai pengerjaannya. Namun, Novie memastikan tidak satu pun program yang sudah disepakati dengan pemda yang tidak direa lisasikan. Semua komitmen CSR itu, akan kami laksanakan dengan sebaik mungkin, tandas Novie.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.