Kompas.com - 26/05/2013, 17:54 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

JAMBI, KOMPAS.com- Petrochina International Companies Inc menyayangkan tindakan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menyegel 12 lokasi sumur eksploitasi gas dan minyak di Kecamatan Geragai dan Mendahara Ulu, Tanjabtim, Jambi. Perusahaan malah kecewa proses perizinan yang telah diajukan 9 bulan lalu berlarut-larut.

"Izin itu telah kami ajukan 9 bulan lalu," kata Communication Manager Petrochina International Companies Inc, Novie Latanna, Minggu (26/5/2013).

Menurut Novie, selama menunggu izin keluar, PetroChina tidak melakukan aktivitas pengeboran eksplorasi ataupun pengembangan di area sumur yang belum memperoleh izin. Lokasi-lokasi sumur yang disegel adalah sumur yang dibor sebelum masuknya PetroChina di Blok Jabung, yang dimulai tahun 2002. Sumur telah dibor sejak periode 1998 sampai 2001.

Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sebelum PetroChina sebagai perusahaan operator Blok Jabung, pernah mengajukan permohonan izin pada 1997. Untuk melengkapi perizinan, pada 10 Agustus 2012, PetroChina kembali mengajukan perizinan lokasi kepada Pemkab melalui SKKMigas. Izin belum juga disetujui.

Penyegelan lokasi sumur, menurut Novie, berakibat tidak memungkinkannya dilakukan upaya pemeliharaan. Padahal, kondisi area sumur yang terkunci menimbulkan risiko besar dan membahayakan.

Mengenai alokasi gas untuk dikelola BUMD, lanjut Novie, sedang dalam tahap due diligence. Pihaknya juga telah melaksanakan 12 program CSR , seperti pembangunan sekolah, pembangunan jaringan listrik, perbaikan rumah pra sejahtera, dan pengaspalan jalan.

Untuk tahun 2013, program CSR yang sedang dipersiapkan adalah pengaspalan jalan dan fasilitas air bersih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.