Anggota Dua Klub Motor Tawuran, 13 Orang Terluka

Kompas.com - 24/05/2013, 15:22 WIB
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com — Dua kelompok klub motor sport di Bandung tawuran di Jalan Cihampelas, Bandung, Kamis (23/5/2013) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Anggota klub motor Kawasaki Ninja Club (KNC) dan Tiger Association Bandung (TAB) ini saling serang tepat di depan minimarket Circle K.

Diperkirakan, lebih dari 10 pengemudi motor dari masing-masing klub motor tersebut terlibat tawuran. Mereka baku hantam dengan tangan kosong. Ada beberapa dari mereka yang menggunakan benda tumpul untuk menyerang lawannya. Akibat perkelahian itu, 13 orang dari kedua klub motor tersebut mengalami luka-luka, yakni delapan orang dari klub Ninja dan lima dari klub Tiger. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polrestabes Bandung AKBP Trunoyudho Wisnu Andiko mengatakan, tawuran terjadi saat kedua kelompok motor tersebut tak sengaja bertemu di jalanan. Ketika itu, lanjut Trunoyudho, puluhan anggota KNC sedang nongkrong di depan Circle K Cihampelas. Tiba-tiba datang sekelompok anggota klub Tiger melintasi di depannya. Anggota klub Tiger sempat berhenti dan saling ejek dengan klub Ninja. Beberapa saat kemudian, terjadi tawuran antar-anggota kedua klub motor tersebut.

"Ini karena saling ejek antara kedua klub motor itu. Awalnya, mereka saling menjelek-jelekkan di jejaring sosial, seperti Facebook. Saat keduanya melakukan aksi konvoi, tak sengaja bertemu, langsung terjadilah kericuhan dan baku hantam," beber Trunoyudho kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Bandung, Jumat (24/5/2013).

Memang, kata Trunoyudho, sebelumnya kedua klub motor besar tersebut saling bersaing. Keduanya pun punya sejarah saling bermusuhan hingga saat ini. Ketika kericuhan terjadi, hampir seluruh motor yang terparkir di situ bergulingan. Kericuhan terjadi cukup lama.

Para saksi mata, termasuk karyawan Circle K, sangat panik. Salah satu dari mereka langsung melapor polisi. "Beberapa selang kemudian, salah satu saksi mata di lokasi melaporkan kepada kami. Kami langsung terjunkan anggota ke lokasi," ungkapnya.

Polisi yang berjumlah cukup banyak melerai tawuran tersebut. Semua yang terlibat dalam perselisihan itu langsung dibawa ke Mapolrestabes Bandung untuk diperiksa.

Pantauan Kompas.com di Mapolrestabes, Kamis malam, terlihat banyak para pengendara dari dua klub motor sedang berkerumun, menunggu proses BAP. Keduanya saling menuntut dan saling menyalahkan. Proses BAP berakhir pada Jumat (24/5/2013) pukul 04.00 WIB. Sementara 13 orang yang menjadi korban luka dipersilakan pulang untuk mengobati lukanya masing-masing.

"Proses BAP hampir selesai sampai pagi. Kasus ini masih belum selesai, masih dalam proses penanganan kami," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Usulkan Penderita Diabetes dan Hipertensi Pakai Gelang Khusus

Ganjar Usulkan Penderita Diabetes dan Hipertensi Pakai Gelang Khusus

Regional
Hujan Deras di Kawasan Puncak Bogor, Depan Mapolsek Megamendung Sempat Terendam

Hujan Deras di Kawasan Puncak Bogor, Depan Mapolsek Megamendung Sempat Terendam

Regional
15 Tenaga Medis RSUD Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Rekan Kerja

15 Tenaga Medis RSUD Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Rekan Kerja

Regional
Gubernur Sulsel soal Pilkada di Tengah Pandemi: Kita Harap Tak Ada Klaster Baru

Gubernur Sulsel soal Pilkada di Tengah Pandemi: Kita Harap Tak Ada Klaster Baru

Regional
Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Regional
Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Regional
Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Regional
Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Regional
Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Regional
Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Regional
25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

Regional
Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Regional
Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Regional
Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Regional
Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X