Calon Nyatakan Siap Terpilih dan Tidak Terpilih

Kompas.com - 23/05/2013, 03:08 WIB
Editor

AMBON, KOMPAS - Lima pasangan calon gubernur/wakil gubernur Maluku menyatakan siap terpilih dan tak terpilih pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Maluku. Kesiapan ini menjadi satu dari lima poin yang disepakati bersama oleh pasangan calon dan tim suksesnya.

Penandatanganan kesepakatan bersama itu dilakukan di Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Maluku, Rabu (22/5), dalam acara yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku sebelum memulai masa kampanye Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Maluku. Empat poin kesepakatan lainnya adalah siap melaksanakan pemilu dengan jujur, adil, dan bermartabat, serta memelihara situasi aman serta sanggup mengendalikan pendukung. Bila terjadi pelanggaran, siap menerima tindakan sesuai aturan.

Selanjutnya, menjaga persatuan dan kesatuan bersama dengan TNI/Polri. Terakhir, memastikan massa pendukung berkampanye sesuai aturan dan tak menghina suku, ras, dan agama.

Pasangan calon yang menandatangani kesepakatan bersama adalah Abdullah Tuasikal-Hendrik Lewerissa, Jacobus F Puttileihalat-Arifin Tapi Oyihoe, Abdullah Vanath-Marthin Jonas Maspaitella, Herman Koedoeboen-Daud Sangadji, dan Said Assagaff-Zeth Sahuburua. Ketua tim sukses masing-masing calon juga ikut bertanda tangan.

”Masyarakat Maluku pernah merasakan pengalaman pahit saat konflik 1999. Pengalaman itu jangan sampai terulang saat Pilkada Maluku,” kata Ketua KPU Maluku Jusuf Idrus Tatuhey.

Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu juga meminta pasangan calon bersama tim sukses berkomitmen melaksanakan seluruh kesepakatan bersama selama pilkada. ”Jadilah sosok pemimpin yang patut diteladani oleh masyarakat,” ucapnya. KPU Maluku dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maluku juga diminta profesional dan tetap netral selama proses pilkada.

Gubernur juga mengingatkan, bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota yang ikut berkampanye menyukseskan calon gubernur/wakil gubernur tak melupakan tanggung jawabnya, yaitu membangun dan melayani masyarakat di daerahnya.

Seusai penandatanganan kesepakatan bersama, kelima pasangan calon kepala daerah pawai bersama di jalan-jalan utama di Ambon. Masa kampanye Pilkada Maluku pun dimulai.

Pilkada Kota Malang

Dari Jawa Timur, Rabu, Panitia Pengawas Pemilu (Panwas) Kota Malang menerima laporan dugaan pembagian beras oleh satu pasangan calon wali kota/wakil wali kota Malang. Pilkada Kota Malang digelar Kamis ini.

”Laporan resmi ada tujuh buah. Indikasinya ke salah satu pasangan. Pasangan lain juga ada masalah, tetapi laporannya belum masuk ke Panwas,” papar Ketua Panwas Kota Malang Ashari Husen. (apa/wer)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.