Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/05/2013, 16:36 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

AMBON,KOMPAS.com - Proyektil peluru hingga kini masih bersarang di kepala, Siswanto (13) korban peluru nyasar di Namlea Kabupaten Buru. Tim medis dr Latumeten Ambon hingga kini belum bisa mengangkat proyektil peluru yang masih bersarang di kepala korban.

"Proyektil peluru memang masih bersarang di kepala korban dan belum diangkat,"kata dr Imanudin, salah satu dokter Jaga di Unit Gawat Darurat (UGD) dr Latumeten kepada Kompas.com, Sabtu (18/5/2013) sore.

Imanudin mengatakan, tim medis tidak bisa mengangkat proyektil peluru dari kepala Siswanto karena tidak adanya dokter ahli beda saraf di rumah sakit tersebut. "Disini tidak ada dokter ahli beda saraf jadi proyektil pelurunya tidak bisa diangkat,"ungkapnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Siswanto tertembak peluru nyasar dibagian kepalanya saat dirinya sedang bermain play station di rumahnya di Namlea, Kabupaten Buru, pada Jumat (17/5/2013) sore.

Peluru nyasar itu, menembus plafon rumahnya dan tepat mengenai kepala korban. Hingga kini Siswanto masih terbaring lemas di ruang ICU dr Latumeten Ambon. Usai kejadian itu, keluarga korban sempat membawa Siswanto ke RSUD Namlea, namun karena tidak adanya peralatan medis yang memadai, dan keterbatasan tenaga dokter, korban akhirnya di evakuasi ke Ambon pada Sabtu pagi.

Salah seorang keluarga korban, Ramin kepada Kompas.com di depan ruang ICU rumah sakit tersebut, mengakui, jika kondisi korban hingga kini masih kritis ."Memang sudah agak baik jika dibandingkan dengan kondisinya saat di Namlea, namun korban masih dalam keadaan kritis, karena proyektil peluru masih belum bisa dikeluarkan,"ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.