Petambang Ilegal Ditertibkan

Kompas.com - 18/05/2013, 02:54 WIB
Editor

JEMBER, KOMPAS - Sedikitnya tujuh orang diduga melakukan penambangan ilegal di Gunung Manggar, Desa Silir, Kecamatan Wuluhan, Jember, Jawa Timur, Jumat (17/5). Mereka ditertibkan bersama lima alat mesin pemecah pasir serta puluhan zak tanah yang diduga mengandung emas.

Satu peleton anggota Kepolisi- an Resor Jember dikerahkan untuk menghentikan penambangan liar di kawasan hutan milik Perum Perhutani dan Saluran Demangan. ”Kebetulan saat kami bergerak ke lokasi hanya ada empat orang yang melakukan aktivitas,” kata Wakil Kepala Polres Jember Komisaris Cecep Susetya.

Selain keempat orang itu, polisi menahan tiga orang lagi yang berada di dalam sebuah rumah pengolahan emas tak jauh dari lokasi penambangan. Ketujuh orang yang ditahan polisi ialah ES (25), Sk (27), Sy (41), Sc (39), dan FAI (40) berasal dari Kabupaten Banyuwangi. Dua pelaku lainnya, Ri (31) dan MI (38), berasal dari Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Wuluhan, dan Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu, di Jember. Kedua desa ini tak jauh dari lokasi penambangan.

Cecep menjelaskan, penertib- an dilakukan karena penambangan telah merusak hutan dan saluran irigasi. Selain itu sebagai upaya menghindari terjadinya konflik sosial antar-sesama petambang. ”Potensi konflik horizontal di antara petambang cukup tinggi sehingga perlu dicegah lebih dini,” ucapnya.

Kini, lahan bekas galian di sekitar kawasan Gunung Manggar ditutup. Petugas dari kepolisian, TNI, dan Perum Perhutani dikerahkan untuk melakukan penutupan semua lubang bekas penambangan liar.

Ri, salah seorang petambang yang ditangkap, mengaku telah 15 hari menambang di lokasi itu dan mengumpulkan sekitar 16 gram emas. Satu gram dijual seharga Rp 320.000 kepada pemilik toko perhiasan emas. Penghasilan itu cukup tinggi. (SIR)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.