Kompas.com - 17/05/2013, 09:37 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

BANDUNG, KOMPAS.com - Status siaga gunung api Papandayan yang berlokasi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, hingga kini belum diturunkan oleh Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Pasalnya, kegempaan dan aktivitas vulkanik lainnya masih terus terjadi. Berdasarkan rilis hasil pantauan PVMBG terbaru pada Jumat (17/5/2013) dari pukul 00.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB, tercatat aktivitas gunung Papandayan adalah tiga kali gempa vulkanik dangkal, dua kali gempa tektonik lokal, dua kali gempa tektonik jauh dan tiga kali gempa vulkanik dalam.

Selain beberapa gempa tersebut, terjadi juga satu kali gempa Tornello yang menunjukkan aktivitas vulkanik Gunung Papandayan masih tinggi. "Gempa Tornello itu, biasanya gempa-gempa dangkal terkait dengan aliran fluida. Bisa uap, gas, magma, atau bahkan campuran semuanya," kata kepala PVMBG Surono saat dihubungi, Jumat (17/5/2013).

Terkait aktivitas Papandayan yang masih tergolong tinggi, Surono mengimbau kepada masyarakat agar tidak ada aktivitas masyarakat dalam radius dua kilometer dari puncak Papandayan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.