Kompas.com - 17/05/2013, 01:15 WIB
EditorPalupi Annisa Auliani

JAMBI, KOMPAS.com — Salah satu apotek di Kota Kuala Tungkal, ibu kota Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, diduga menjual pil Dextro secara bebas ke pelajar. Pil ini adalah salah satu jenis obat penenang yang penjualan dan konsumsinya harus atas alasan medis dan memakai resep dokter.

Dugaan apotek yang berada di kawasan pasar ini menjual pil Dextro mencuat karena selalu ramainya apotek itu oleh anak-anak muda berusia antara 15-18 tahun. Dalam setengah jam, apotek itu disambangi tak kurang dari lima remaja yang masuk dengan gerak-gerik serupa, yaitu mengobrol dengan pramuniaga, membayar, dan langsung pergi.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjung Jabung Barat, Ahmad Putra, saat dikonfirmasi, Kamis (16/5/2013), mengaku akan segera memanggil pengelola apotek tersebut. "Bila memang benar dan terbukti akan kami berikan peringatan. Masih membandel juga, cabut izinnya," katanya.

Kasus apotek menjual obat Dextro kepada pelajar ini, kata Putra, pernah terjadi sebelumnya di wilayah ini. Pemilik apotek juga langsung mendapat peringatan untuk tak melanjutkan praktik tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Dextro ternyata mudah didapatkan. Pembeli dapat bertransaksi langsung dengan pramuniaga tanpa butuh waktu lama. Pembeli tinggal menyodorkan uang Rp 10.000, dan akan segera mendapatkan satu bungkusan kecil berisi sekitar 10 butir pil Dextro.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.