Kompas.com - 14/05/2013, 22:19 WIB
|
EditorFarid Assifa

GORONTALO, KOMPAS.com - Banjir di enam kelurahan di Gorontalo yang terjadi Selasa (14/05/2013) juga ikut merendam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Gorontalo. Banjir merendam blok narkoba, perpustakaan, aula, kantor administrasi, dan poliknik lapas. Para narapidana dan tahanan yang sedang sakit terpaksa harus menjalani perawatan di poliklinik lapas yang terendam.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Hukum dan HAM Gorontalo Herman Yunianto menjelaskan, banjir di lapas Gorontalo rutin terjadi setiap kali turun hujan dengan intensitas tinggi. Herman mengatakan, kondisi drainase lapas sebenarnya cukup baik. Namun drainase di ruas Jalan Jenderal Katamso yang terletak di depan lapas amat buruk sehingga air banjir meluber masuk ke lapas.

"Di belakang bangunan lapas ini juga ada bukit-bukit yang sudah mengalami penggundulan," kata Herman.

Herman menuturkan, sekitar tahun 90-an banjir tidak terjadi sesering ini. Dia mengakui banjir kali ini adalah banjir terparah yang menimpa lapas. Para napi di sel yang terendam banjir terpaksa harus mengungsi ke sel yang tidak tergenang.

Kepala Biro Pengamanan Lapas Jalaluddin Akase mengatakan, terdapat dua blok sel yang tidak terendam. Sebanyak 500 napi harus mengisi dua blok berkapasitas 150 orang tersebut. "Apa boleh buat, kami juga sudah overload," ujar Jalaluddin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X