Bus Kabur Seusai Melindas Pengendara Motor

Kompas.com - 14/05/2013, 21:07 WIB
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com - Seorang pengendara sepeda motor tewas seketika setelah tertabrak bus di Jalan A Yani, Kota Magelang, Selasa petang (14/5/2013). Korban yang diketahui bernama Umam (18), warga Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung itu mengalami luka parah di bagian kepala.

Dari keterangan yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan berawal ketika Umam yang mengendarai Honda Vario AA 3472 JN melaju dari arah Kota Magelang menuju Secang, Kabupaten Magelang. Dia hendak menyalip sepeda motor yang berada di depannya dari arah kanan.

Namun, diduga karena Umam mengendarai dengan kecepatan tinggi, ia menyenggol kendaraan lain di sebelah kiri. Korban kaget hingga kendaraannya oleng ke kanan jalan. Dari arah bersamaan, muncul bus pariwisata melaju kencang. Akibatnya, dua pengendara sepeda motor tertabrak bus dan terpental cukup jauh.

Beruntung, Anas (17) yang membonceng Umam, tidak mengalami cedera lantaran ketika tersungkur posisinya berada jauh dari bus tersebut. Sedangkan Umam, jatuh persis berada di bawah bus sehingga tubuhnya terlindas ban belakang bus.

Saksi mata, Lanawati, warga Kedungsari, Magelang Utara mengaku kaget karena mendengar suara seperti ban pecah. "Awalnya saya tidak melihat jelas kalau ada orang terlindas bus. Tapi setelah melihat bercak darah dan potongan daging yang berceceran saya langsung menepikan kendaraan," katanya ketika ditemui di lokasi.

Baik sepeda motor Vario dan bus yang diduga berplat AA tersebut sama-sama melaju dengan kecepatan tinggi. Bus berwarna merah tersebut juga sempat berhenti di depan SMK Negeri 2 Kota Magelang tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Sempat berhenti sebentar, sopirnya turun tapi kemudian pergi lagi ke arah utara. Warga sini juga tidak sempat mencegat bus itu, karena langsung lari. Sementara banyak warga ingin menyaksikan insiden kecelakaan itu," jelas Kristiawan (28), salah satu saksi warga Jalan A Yani, Kedungsari.

Banyaknya warga yang ingin menyaksikan kecelakaan itu juga membuat arus lalu lintas di sepanjang jalan A Yani sempat macet panjang. Petugas dari Satlantas Polres Magelang Kota langsung membawa korban ke RSUD Tidar Kota Magelang. Petugas juga mengamankan Anas yang menjadi pembonceng dalam kecelakaan tragis tersebut untuk dimintai keterangan.

"Kami masih akan melakukan penyelidikan dan melacak bus yang diduga menabrak itu," terang Kepala Unit Kecelakaan (Laka) Lalu Lintas (Lantas) Polres Magelang Kota Aiptu Sulistya Iswandi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Penangkapan Anggota DPRD yang Jadi Bandar Narkoba

Kronologi Penangkapan Anggota DPRD yang Jadi Bandar Narkoba

Regional
Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Hasil Visum Ditemukan Bukti Telah Terjadi Persetubuhan

Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Hasil Visum Ditemukan Bukti Telah Terjadi Persetubuhan

Regional
Ibu dan 2 Anaknya Tewas dalam Kebakaran Toko di Bireuen, Aceh

Ibu dan 2 Anaknya Tewas dalam Kebakaran Toko di Bireuen, Aceh

Regional
Guru Besar Ahli Epidemologi di Bali Meninggal karena Covid-19

Guru Besar Ahli Epidemologi di Bali Meninggal karena Covid-19

Regional
Kronologi Pria Terobos Kantor Polisi dan Berteriak 'Besok Kiamat'

Kronologi Pria Terobos Kantor Polisi dan Berteriak "Besok Kiamat"

Regional
Jenuh di Isolasi, Pasien Covid-19 Usia 60 Tahun Panjat Pagar RS dan Pulang ke Rumah

Jenuh di Isolasi, Pasien Covid-19 Usia 60 Tahun Panjat Pagar RS dan Pulang ke Rumah

Regional
Tenaga Kesehatan RSUD Soedono Madiun Terpapar Corona, Dua Ruang Paviliun Ditutup

Tenaga Kesehatan RSUD Soedono Madiun Terpapar Corona, Dua Ruang Paviliun Ditutup

Regional
Oknum Anggota DPRD Jadi Bandar Sabu Jaringan Bos PO Bus Pelangi

Oknum Anggota DPRD Jadi Bandar Sabu Jaringan Bos PO Bus Pelangi

Regional
Mobil Rombongan Lamaran Nikah Terguling di Nunukan, 3 Orang Meninggal Dunia

Mobil Rombongan Lamaran Nikah Terguling di Nunukan, 3 Orang Meninggal Dunia

Regional
Jerinx Bersedia Hapus Akun Medsos jika Diperlukan untuk Mendapat Penangguhan Penahanan

Jerinx Bersedia Hapus Akun Medsos jika Diperlukan untuk Mendapat Penangguhan Penahanan

Regional
Ini Persyaratan Protokol Kesehatan untuk Mendaki di Gunung Semeru

Ini Persyaratan Protokol Kesehatan untuk Mendaki di Gunung Semeru

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Banten Cari Lahan Pemakaman di Kota Serang

Kasus Covid-19 Meningkat, Banten Cari Lahan Pemakaman di Kota Serang

Regional
Terungkap, Ini Motif Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas

Terungkap, Ini Motif Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas

Regional
Sosok Laeli Pelaku Mutilasi Kalibata City di Mata Sang Ibu, Pendiam yang Selalu Dapat Ranking di Sekolah

Sosok Laeli Pelaku Mutilasi Kalibata City di Mata Sang Ibu, Pendiam yang Selalu Dapat Ranking di Sekolah

Regional
Kisah Bocah SD dengan Satu Kaki, Berjalan Pakai Tongkat Sejauh Satu Kilometer untuk Bersekolah

Kisah Bocah SD dengan Satu Kaki, Berjalan Pakai Tongkat Sejauh Satu Kilometer untuk Bersekolah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X