Kompas.com - 14/05/2013, 14:48 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Empat tersangka penganiayaan Sersan satu Sriyono, anggota intel Komando Distrik Militer 0734 Yogyakarta tertahan di ruang pendaftaran Rumah Tahanan Wirogunan, Yogyakarta, Selasa (14/5). Empat tersangka yang dibawa dari Kejaksaan Negeri Yogyakarta sekitar pukul 10.30 hingga pukul 13.00 masih tertahan di ruang pendaftaran Rutan Wirogunan.            

Kuasa hukum empat tersangka penganiayaan Sersan satu Sriyono Hillarius Ngaji Merro mengatakan, pihak Rutan Wirogunan belum mau menerima para tersangka karena belum ada jaminan keamanan baik dari Kepolisian maupun TNI. "Kasus ini agak sensitif karena seringkali dikaitkan dengan kasus di Lapas Cebongan. Mereka tidak mau kejadian serupa terulang," ujarnya, Selasa (14/5) di Rutan Wirogunan.            

Empat tersangka penganiayaan Sertu Sriyono adalah, Marcelinus Bhigu (37), Sulhan Makmum (23), Zianal Arifin Kabari (22), serta Januarius Ponis Putra (25). Bersama tiga tersangka lain, pada Rabu (20/3) lalu Marcel terlibat dalam percekcokan dengan Sertu Sriyono ketika ia hendak mengambil sepeda motor di OTO Finance, Lempuyangan.

"Setelah menguncapkan kata-kata kasar, Sriyono langsung memukul Marcel dengan double stick di bagian tangan dan kepala. Marcel langsung terjatuh dan melihat itu, rekan-rekannya yaitu Sulhan Makmum (23), Zianal Arifin Kabari (22), serta Januarius Ponis Putra (25) ikut menyerang Sriyono," kata Hillarius.

Meski demikian, kuasa hukum keempat tersangka membantah jika penyerangan terhadap Sertu Sriyono memiliki keterkaitan dengan peristiwa pembunuhan anggota Kopassus Serka Heru Santoso di Hugo's Café yang kemudian berbuntut dengan penembakan empat tahanan di Lapas Cebongan. "Kasus ini murni masuk dalam kategori tindak pidana umum penganiayaan," tambah Hillarius.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X