Kompas.com - 13/05/2013, 23:44 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

UNGARAN, KOMPAS.com — Jembatan penyeberangan orang di depan eks Pasar Projo, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, akan dibongkar. Selain telah berusia tua, jembatan itu dinilai tak memenuhi spesifikasi sebagai jembatan yang menghubungkan pasar dan terminal.

"Bawaan kita kan banyak, sementara jalan JPO-nya sempit jadi tak bisa lewat. Apalagi sekarang banyak yang keropos, tidak layak untuk dilewati," kata Nasirin, salah satu pedagang pakaian di eks Pasar Projo, Senin (13/5/2013). Dia mengatakan, JPO tersebut lebih banyak digunakan oleh nonpedagang.

Padahal, lokasinya yang berada di depan Pasar Projo yang menghubungkan dengan terminal angkutan di depannya, seharusnya bisa lebih dimanfaatkan untuk para pedagang. "Biarpun lebih berbahaya melintasi jalan raya, saya lebih pilih menyeberang saja. Soalnya kalau lewat atas jembatan waktunya lebih lama dan takut roboh," kata Nasirin.

Sementara itu, Ketua Pansus IX DPRD Kabupaten Semarang Kusulistyono menilai, JPO yang memiliki panjang sekitar 10 meter tersebut dibangun tidak sesuai spesifikasi awal. Untuk itu, rencananya akan dibongkar dan digantikan dengan JPO yang sesuai spesifikasi dengan lokasi yang lebih strategis. "Akan dibongkar karena tidak sesuai spek. Terlalu sempit sehingga pedagang tidak bisa memanfaatkan," katanya.

Dari pengamatan Kompas.com, arus lalu lintas di ruas jalan di depan pasar tersebut terpantau kerap tersendat akibat tak optimalnya pemanfaatan jembatan penyeberangan orang. Para pedagang dan pengunjung pasar lebih banyak yang memotong jalan meski membahayakan keselamatan mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.