Dicubit Guru, Siswa SMP Lapor Polisi

Kompas.com - 13/05/2013, 17:52 WIB
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com — Aksi kekerasan oleh guru masih membayangi dunia pendidikan. Di Surabaya, Jawa Timur, pelajar SMP melaporkan salah seorang gurunya ke SPKT Polda Jatim dengan tuduhan melakukan kekerasan di sekolah.

Muhammad Rusel (13), siswa kelas III SMP Kemala Bhayangkari I Surabaya, mengaku kabur dari sekolahnya di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, setelah dicubit di dadanya, dibenturkan kepalanya ke kepala guru, dan ditendang kemaluannya.

''Tapi saat ditendang saya berhasil menangkisnya,'' kata Rusel, Senin (13/5/2013).

Setelah kabur dari sekolah, dia menghubungi keluarganya, kemudian langsung melaporkan aksi kekerasan itu ke SPKT Polda Jatim.

Sebelum melapor, dia memeriksakan diri ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk mendapatkan visum.

''Saya tidak bermaksud apa-apa, hanya saja biar para pendidik yang masih sering melakukan kontak fisik kepada muridnya jera,'' kata Totok Susanto, ayah korban.

Rusel menceritakan, pagi tadi setelah mendapatkan pengarahan dari wali kelasnya, dia bersama beberapa temannya dihukum oleh pembina ekstrakurikuler Patroli Keamanan Sekolah (PKS) yang juga guru pelajaran Matematika.

''Selain saya, ada juga beberapa teman yang memperoleh hukuman fisik seperti saya,'' ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Wakasek Bidang Kesiswaan SMP Kemala Bhayangkari I Surabaya Oemar mengaku belum menerima laporan resmi atas peristiwa pemukulan itu. Dia membenarkan bahwa ekstrakurikuler PKS diwajibkan bagi siswa kelas III.

''Ini untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan bagi semua siswa,'' ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.070 Pasien Covid-19 Sembuh di RS Lapangan Surabaya, Khofifah: Syukurlah, Nol Kematian

2.070 Pasien Covid-19 Sembuh di RS Lapangan Surabaya, Khofifah: Syukurlah, Nol Kematian

Regional
Menkominfo Sebut 12.548 Desa dan Kelurahan di Indonesia Belum Dapatkan Layanan 4G

Menkominfo Sebut 12.548 Desa dan Kelurahan di Indonesia Belum Dapatkan Layanan 4G

Regional
Gubernur Gorontalo Minta Pjs Bupati Sukseskan Pilkada Bebas Covid-19

Gubernur Gorontalo Minta Pjs Bupati Sukseskan Pilkada Bebas Covid-19

Regional
Klaster Setda Kudus, 6 PNS Terjangkit Virus Corona dan 1 Meninggal Dunia

Klaster Setda Kudus, 6 PNS Terjangkit Virus Corona dan 1 Meninggal Dunia

Regional
Khofifah Tunjuk 6 Penjabat Sementara Gantikan Kepala Daerah yang Cuti Kampanye

Khofifah Tunjuk 6 Penjabat Sementara Gantikan Kepala Daerah yang Cuti Kampanye

Regional
Tertangkap Hendak Curi Sapi, 2 Warga Muara Enim Tewas Dihakimi Massa

Tertangkap Hendak Curi Sapi, 2 Warga Muara Enim Tewas Dihakimi Massa

Regional
Ganjar Lantik 6 Penjabat Sementara untuk Gantikan Walkot dan Bupati yang Maju Pilkada

Ganjar Lantik 6 Penjabat Sementara untuk Gantikan Walkot dan Bupati yang Maju Pilkada

Regional
Maju di Pilkada Cilegon, Ini Jumlah Harta Kekayaan Pesinetron 'Cinta Fitri'

Maju di Pilkada Cilegon, Ini Jumlah Harta Kekayaan Pesinetron "Cinta Fitri"

Regional
Diduga Stres karena Pisah dengan Istri, Pria Ini Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Diduga Stres karena Pisah dengan Istri, Pria Ini Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Regional
Ingin Hapus Stigma RS Jadi Tempat Penularan Covid-19, Begini Cara Bupati Madiun...

Ingin Hapus Stigma RS Jadi Tempat Penularan Covid-19, Begini Cara Bupati Madiun...

Regional
Masuk Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Coreng Citra Sendiri

Masuk Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Coreng Citra Sendiri

Regional
Pemprov NTT Batalkan Larangan Warga Gelar Pesta di Tengah Pandemi Covid-19

Pemprov NTT Batalkan Larangan Warga Gelar Pesta di Tengah Pandemi Covid-19

Regional
Harta Kekayaan Calon Petahana yang Lawan Kotak Kosong di Pilkada Semarang

Harta Kekayaan Calon Petahana yang Lawan Kotak Kosong di Pilkada Semarang

Regional
Sumsel Ajukan 5 PJS Bupati ke Mendagri

Sumsel Ajukan 5 PJS Bupati ke Mendagri

Regional
Soal Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada di Surat Penetapan, Ini Penjelasan KPU

Soal Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada di Surat Penetapan, Ini Penjelasan KPU

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X