Kompas.com - 13/05/2013, 13:53 WIB
|
EditorFarid Assifa

GORONTALO, KOMPAS.com — Seorang oknum guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo, ditangkap polisi dengan tuduhan mencabuli siswinya sendiri. UB (48), guru IPS salah satu SD negeri di Gorontalo, mencabuli siswinya saat dihukum membersihkan kamar mandi karena terlambat.

"Modus tersangka adalah menghukum siswa yang terlambat dengan cara disuruh membersihkan kamar mandi. Lalu guru tersebut ikut masuk dan menyetubuhi korban di kamar mandi sekolah tersebut," terang Kapolres Gorontalo AKBP Budi Setiawan, Senin (13/5/2013).

Budi mengatakan, tersangka ditangkap atas laporan orangtua korban. SN (14), sang korban, awalnya mengeluh merasakan sakit pada bagian kemaluannya saat buang air kecil. Setelah diinterogasi, SN mengaku telah disetubuhi gurunya sendiri.

Menurut Budi, pelaku mencabuli siswinya sejak tahun 2011. Menurut polisi, korban mengaku sudah dicabuli tersangka sebanyak tiga kali.

Polisi kemudian melakukan pengembangan. Ternyata tersangka tidak hanya mencabuli SN, tetapi juga lima siswi lainnya. Mereka masing-masing berinisial NS (14), SH (12), WN (13), S (14), dan K (14).

"Beberapa orang siswi tersebut termasuk SN, sekarang sudah duduk di bangku SMP. Rata-rata para korban dicabuli tersangka saat masih duduk di kelas VI SD," ujar Budi.

Saat ini tersangka ditahan di Mapolres Gorontalo. Menurut polisi, tersangka akan dijerat pasal berlapis, yaitu Pasal 81 Ayat 1 dan 2 Undang-Undang Perlindungan Anak dan Pasal 285, 286, 291 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.