Murid SD Tewas Ditabrak Mobil Kepala Dinas

Kompas.com - 12/05/2013, 19:30 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

BONE,KOMPAS.com - Seorang murid Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bone Sulawesi Selatan tewas meregang nyawa setelah ditabrak oleh mobil dinas milik Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) setempat. Ironisnya, aparat kepolisian yang menangani kasus ini malah melepas pelaku serta kendaraannya. Minggu, (12/05/2012).

Peristiwa yang menimpa Andi Muh Fahrun (7) murid kelas I SD Negeri 206 Apala, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone terjadi pada Sabtu 11 Mei 2013, saat korban beristirahat pada jam pelajaran. Saat itu, korban memetik jambu yang berada diseberang jalan sekolahnya. Naas, saat hendak kembali kesekolahnya korban langsung ditabrak oleh mobil berpelat merah yang diketahui milik pejabat Dinas Pendidikan setempat.

Korban yang kritis langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru untuk diberikan pertolongan medis namun sekira pukul 10.00 wita korban menghembuskan nafas terakhirnya. "Kemarin ditabrak sempat lari sopirnya tapi berhasil dicegat," ungkap Asdar, salah seorang keluarga korban.

Pelaku yang kabur sempat mengelak, namun percikan darah korban yang terdapat dikaca mobil pelaku membuat pelaku akhirnya mengaku dan langsung diamankan di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Mare.

Namun, kepedihan keluarga korban malah bertambah setelah mengetahui bahwa pelaku dan kendaraannya telah dilepas oleh polisi dengan alasan telah diatur secara kekeluargaan.

"Kasus ini sengaja memang ditutup-tutupi buktinya sopirnya sudah dilepas sama mobilnya," beber Asdar kembali. Sementara pihak kepolisian yang dikonfirmasi terkait dengan peristiwa ini mengaku bahwa pelaku tidak diproses hukum lantaran sudah ada kesepakatan damai antara kedua belah pihak.

"Saya melepasnya karena ada sopir pete-pete (angkot), bernama Zakaria yang mengaku keluarga korban yang melakukan pembicaraan serius dengan pihak pelaku," kilah Aiptu Dwi Asmoro.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Regional
Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Regional
Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Regional
Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X