Mencuri Motor, Polisi Disersi Dihajar Massa

Kompas.com - 12/05/2013, 16:08 WIB
|
EditorFarid Assifa

MEDAN, KOMPAS.com - Rastra Siburian (38), warga Jalan Turi, Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota, Medan, babak belur dihajar massa seusai mencuci sepeda motor jenis Kawasaki Ninja BH 6678 QF yang diduga hasil curian di doorsmer, Jalan Turi, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (11/5/2013). Setelah babak belur, warga lalu menyerahkannya ke Mapolsekta Medan Kota, Sabtu malam.

Saat ditangkap warga, pelaku masih menggunakan seragam Polri dan membawa senjata pistol lengkap dengan amunisinya. Peristiwa itu bermula saat pelaku sedang menunggu pencucian, adik pemilik sepeda motor, Azlam melintas di kawasan tersebut dan berhenti ketika melihat sepeda motor milik kakanya, Jamal SB berada di doorsmeer tersebut. Dia menanyakan orang yang membawa sepeda motor yang dua hari sebelumnya telah dicuri dari kawasan Binjai.

Pelaku langsung menghardik Azlam hingga sempat terjadi adu mulut. Namun pelaku akhirnya menyerah ketika ditanya kartu tanda anggota (KTA) Polri.

"Dia tidak punya KTA, warga yang menyaksikan keributan jadi marah, kemudian memukulinya," kata seorang warga yang tak mau menyebutkan namanya.

Di Mapolsekta Medan Kota, pelaku mengaku telah disersi dari Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sumut sejak enam tahun lalu dengan pangkat terakhir Brigadir Polisi Satu (Briptu). Sepeda motor dia ambil dari kawasan Binjai dua hari lalu dengan modus hendak membeli, kemudian membawa kabur.

Kapolsek Medan Kota Kompol Parulian Hotman Sinaga melalui Kanit Reskrim Iptu Gunawan saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan ini. Untuk menindaklanjuti kasus ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Sat Brimob Polda Sumut dan kasusnya ditangani Polresta Binjai.

"Pelaku diserahkan ke Polresta Binjai untuk proses penyidikan karena laporannya di sana," kata Gunawan, Minggu (12/5/2013).

Menurutnya, barang bukti yang berhasil diamankan berupa sepeda motor, pistol mainan serta 5 butir amunisi revolver kaliber 38 spc.

"Senpi-nya mainan tapi amunisinya asli. Tindakan yang diambil dengan membuat laporan polisi tentang amunisi, kemudian menyerahkan kasusnya ke Polresta Binjai," tandasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Permintaan Sukiyah Setelah Rambutnya yang Jadi Sarang Tikus Dipotong

Ini Permintaan Sukiyah Setelah Rambutnya yang Jadi Sarang Tikus Dipotong

Regional
Sungai Parat Semarang Tercemar Limbah Babi, Peternak Akui Ada Kebocoran

Sungai Parat Semarang Tercemar Limbah Babi, Peternak Akui Ada Kebocoran

Regional
Pemerintah Butuh 65.000 Tenaga Kerja untuk Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW

Pemerintah Butuh 65.000 Tenaga Kerja untuk Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW

Regional
Lowongan PPK Pilkada Jember 2020 Diminati Milenial, Dibutuhkan 155 yang Daftar 1.041

Lowongan PPK Pilkada Jember 2020 Diminati Milenial, Dibutuhkan 155 yang Daftar 1.041

Regional
4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

Regional
Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Regional
Pelindo Bantah Kapalnya 'Kencing' di Laut dan Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Pelindo Bantah Kapalnya "Kencing" di Laut dan Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya | Rambut Sukiyah Jadi Sarang Tikus

[POPULER NUSANTARA] Cerita Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya | Rambut Sukiyah Jadi Sarang Tikus

Regional
Selain 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Kakak Beradik Dicaci Maki di Depan Umum, Uang Sekolah Tak Dibayar

Selain 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Kakak Beradik Dicaci Maki di Depan Umum, Uang Sekolah Tak Dibayar

Regional
Sempat Dikira Terjangkit Virus Corona, Pasien RSUP Adam Malik Ternyata hanya Flu Biasa

Sempat Dikira Terjangkit Virus Corona, Pasien RSUP Adam Malik Ternyata hanya Flu Biasa

Regional
Viral Kerajaan Kandang Wesi, Kepala Kesbangpolinmas: Tidak Ada Kerajaan di Garut

Viral Kerajaan Kandang Wesi, Kepala Kesbangpolinmas: Tidak Ada Kerajaan di Garut

Regional
Cerita Istri Bacok Suami di Probolinggo, Ketahuan Selingkuh hingga Takut Akan Dibunuh

Cerita Istri Bacok Suami di Probolinggo, Ketahuan Selingkuh hingga Takut Akan Dibunuh

Regional
Hati-hati Jika Melihat Ular Weling, Jika Digigit Belum Ada Anti Bisanya

Hati-hati Jika Melihat Ular Weling, Jika Digigit Belum Ada Anti Bisanya

Regional
Empat Pelajar SMP di Cianjur Jatuh ke Jurang, Satu Tewas

Empat Pelajar SMP di Cianjur Jatuh ke Jurang, Satu Tewas

Regional
5 Fakta Jenderal Polisi Gadungan yang Mengaku Bisa Luluskan ke Akpol

5 Fakta Jenderal Polisi Gadungan yang Mengaku Bisa Luluskan ke Akpol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X