Kompas.com - 12/05/2013, 11:28 WIB
EditorAgus Mulyadi

JAYAPURA, KOMPAS.com - Solidaritas Penegakan Pelanggaran Hak Asasi Manusia (SPP-HAM) Papua, berencana pada Senin (13/5/2013) pagi berunjuk rasa damai, untuk mempertanyakan penanganan peristiwa 1 Mei yaitu penembakan oleh polisi terhadap warga di Aimas, Sorong, Papua Barat.

"Pada Senin besok, SPP-HAM Papua bersama sejumlah elemen lain akan bergabung dan menggelar aksi demo damai di Kota Jayapura," kata Ketua SPP-HAM Papua, Bovit Bofra, di Jayapura, Papua, Minggu (12/5/2013).

Ia mengatakan, bersama elemen lainnya ingin menanyakan sikap aparat keamanan (polisi) yang menembak beberapa warga di Aimas. Padahal informasi yang didapatkan pihaknya, warga di Aimas tidak melakukan perlawanan.

"Hal inilah yang ingin kami perjuangkan. Jangan ada lagi kekerasan yang menimpa warga, dan aksi demo damai besok itu akan melibatkan sejumlah organisasi dan masyarakat Papua pada umumnya," katanya.

Bovit juga mengimbau kepada segenap masyarakat mendukung aksi tersebut, dan menolak berbagai aksi kekerasan yang sering terjadi di Tanah Papua.

"Kami berharap aksi itu didukung oleh semua pihak, dan berharap agar tidak ada tindakan represif dari aparat keamanan terkait aksi damai pada Senin besok," kata Bovit.

Sekretaris Jenderal West Papua National Authority (WPNA), Marthen Manggaprow, juga meminta kepada Pemerintah Provinsi Pusat dan Papua untuk menuntaskan masalah penembakan warga di Aimas.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jangan biarkan masalah ini terus menjadi pertanyaan di tengah warga, dan ini merupakan perjuangan kami," katanya.

Kasus kekerasan di Aimas pada 1 Mei, bermula dari laporan masyarakat tentang adanya warga yang berkumpul dan diduga merencanakan pengibaran bendera separatis.

Aparat gabungan TNI/Polri dengan menggunakan dua mobil mendatangi lokasi itu, namun diserang warga dengan menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan satu anggota TNI dari Koramil Aimas yakni Peltu Sultomi, mengalami luka serius di kepala.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X