Kompas.com - 12/05/2013, 10:45 WIB
EditorAgus Mulyadi

KEDIRI, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Sektor Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menangani kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan seorang ibu terhadap anak kandungnya sendiri, di Desa Sumberejo, Kabupaten Kediri.

Kepala Kepolisian Sektor Wates, Ajun Komisaris Edy Subandrio, Minggu (12/5/2013), mengatakan, pelaku yang ditangkap itu adalah P (46). Ia diduga membunuh anak kandungnya, S (29),menggunakan racun berupa potasium pada anaknya.

"Pelaku ditahan, setelah kami lakukan penyelidikan atas dugaan pembunuhan memberikan racun pada minuman korban," kata Edy.

Kasus itu terjadi pada Sabtu (11/5/2013) kemarin. Saat itu, pelaku sengaja membuat minuman berupa kopi susu kesukaan anaknya dan ditaruh meja. Ia diduga mencampurkan racun berupa potasium ke dalam kopi tersebut.

Saat itu, korban langsung meminum kopi susu tanpa curiga. Setelah habis, korban muntah-muntah sambil mengeluarkan busa di mulutnya.

Kejadian itu sebenarnya dilaporkan ibu kandung korban itu ke perangkat desa, dan mengaku korban bunuh diri. Tetapi setelah diselidiki polisi, akhirnya ibu itu mengaku jika terpaksa menaruh racun pada minuman.

Pelaku mengaku merasa sangat tidak menyukai perilaku anaknya yang ia nilai kurang ajar. Pekerjaan ibu itu serabutan, tapi anak sulungnya itu tidak mau tahu dan selalu meminta uang dengan paksa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terakhir anaknya meminta uang Rp 50.000. Tetapi, karena ibu tidak punya uang sebanyak itu, anaknya marah-marah.

Ibu juga takut dengan sikap temperamen anaknya. Ke mana-mana, anaknya itu selalu membawa pisau dan sering mengamuk. Bahkan ia beberapa kali dihajar oleh anaknya.

"Terakhir saya diusir dari rumah, karena dia membawa perempuan yang saya juga tidak kenal sampai sekarang. Makanya saya takut," ucap P.

Halaman:
Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X