Kompas.com - 11/05/2013, 22:28 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com -- Jatuhnya pesawat Fletcher FU 24-950 penebar pupuk di kebun sawit PT Sumber Indah Perkasa (SIP) Lampung, Mesuji, diduga karena angin. Hal ini diungkapkan Alamsyah (59), teknisi Sinar Mas Aircraft, yang ditemui saat menengok jenazah pilot Muhammad Adipura di RSUD Abdul Moeloek, Sabtu (11/5/2013).

Sinar Mas Aircraft adalah operator pesawat perkebunan yang dimiliki Sinar Mas Grup. Perusahaan ini kini masih memiliki tiga pesawat tipe serupa yang dioperasikan di perkebunan sawit Sinar Mas di seluruh Indonesia.

Alamsyah mengatakan, saat pesawat jatuh, cuaca memang tidak hujan. "Namun, angin cukup kencang, 3 knot. Awan juga tipis. Untuk pesawat kecil tipe seperti ini, itu cukup berpengaruh," katanya.

Namun demikian, menurut Alamsyah, itu baru dugaan awal. Penyebab pastinya, Komite Nasional Keselamatan Transportasi yang akan mengungkap. "Rencananya, besok KNKT ke sini," ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelum terjatuh, pesawat itu sudah 25 kali take off dan menebarkan pupuk. Pesawat buatan tahun 1976 itu bisa melakukan 60 sorties (siklus take off dan mendarat) dalam sehari.

Alamsyah menepis dugaan kerusakan mesin dalam kejadian itu. "Meskipun dibuat tahun 1976, mesinnya masih baru. Pesawat ini dimodifikasi," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.