Ratusan Warga Datangi KPU Kabupaten Madiun

Kompas.com - 11/05/2013, 20:11 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

MADIUN, KOMPAS.com -- Ratusan warga dari pelbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Sabtu (11/5/2013), mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Mereka berunjuk rasa mempertanyakan keabsahan ijazah salah satu bakal calon yang mengikuti ajang pilkada 2013.

Koordinator massa, Suharno mengatakan, pihaknya mendesak supaya KPU membatalkan pencalonan yang bersangkutan karena diduga menggunakan ijazah palsu.

Pilkada Kabupaten Madiun akan digelar pada 19 Juni 2013. Sebanyak empat pasangan yang mendaftar sebagai calon, satu pasangan di antaranya berasal dari jalur perseorangan. Sedangkan tiga pasangan lainnya maju dari jalur partai politik. Mereka adalah Widi Priyanto dan Suntoro (jalur perseorangan), Muhtarom dan Iswanto yang diusung oleh PKB dan Partai Demokrat,  Sukiman dan Suprapto yang diusung oleh PDIP dan Partai Golkar, serta Sumardi dan Dimyati Dahlan yang diusung oleh PDK, Partai Patriot, dan PKNU.

"Kami menuntut KPU mencoret Muhtarom karena ijazahnya jelas bermasalah. Contohnya, ijazah Madrasah Tsanawiyah keluaran tahun 2011," ujar Suharno.


Contoh kejanggalan lain, dalam ijazah SD disebutkan panitia ujian dibentuk pada Oktober 1972, sedangkan pelaksanaan ujian bulan September 1972.

Warga mengancam akan membentuk pengadilan rakyat karena lembaga penegak hukum dianggap mandul.

Secara terpisah Ketua KPU Kabupaten Madiun Anwar Sholeh Azarkoni mengatakan, pihaknya tidak berwenang untuk menyatakan ijazah salah satu bakal calon itu palsu atau tidak. Anwar mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan verifikasi faktual terkait persyaratan pencalonan. Rencananya hasil verifikasi akan diumumkan 27 Mei 2013.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Regional
Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Regional
TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Regional
Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X