Kompas.com - 10/05/2013, 14:37 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com Guna menangkal dan mencegah Lampung dijadikan basis terorisme, Kapolda Lampung, Jumat (10/5/2013), menemui sejumlah pimpinan ormas Islam.

"Hari ini saya bertemu dengan PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama), MUI (Majelis Ulama Indonesia), dan stakeholder keagamaan lainnya. Kita perlu saling merapatkan barisan agar Lampung tidak dijadikan arena terorisme," ujar Kapolda Lampung Brigadir Jendral (Pol) Heru Winarko, ditemui seusai shalat Jumat.

Hal ini disampaikannya menyusul penangkapan empat tersangka perampok Bank BRI Pringsewu yang diyakini merupakan jaringan teroris. Ia meminta jajarannya dan aparat pemerintah hingga tingkat desa untuk meningkatkan kewaspadaan terkait potensi munculnya jaringan teroris baru, khususnya di Lampung.

"Kami harapkan masyarakat peka terhadap lingkungannya, khususnya pendatang. Aturan 1 x 24 jam lapor untuk tamu mesti ditaati. Peran serta masyarakat sangatlah penting (untuk menangkal terorisme)," ujar Kepala Bidang Humas Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Sulistyaningsih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.