Kompas.com - 10/05/2013, 00:47 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

DENPASAR.KOMPAS.com - Andi Munawir, residivis pengedar narkoba yang baru keluar dari Lapas Kerobokan Denpasar 3 bulan lalu, kembali ditangkap polisi Selasa (7/5/2013). Lagi-lagi, dia tertangkap karena membawa paket sabu.

Kali ini, Andi kedapatan membawa 20,82 gram sabu. Untuk mengelabui polisi, dia menyembunyikan barang haram ini dalam sebuah kotak permen. "Petugas melakukan penyanggongan di tempat tersangka menginap di hotel Grand Mas Kuta. Saat dilakukan penggeledahan badan, petugas menemukan SS yang disimpan dalam kotak permen berisi dua paket SS," ujar Iptu DJoko Haryadi, Kasubnit dua Satresnarkoba Polresta Denpasar saat konferensi pers di Mapolresta Denpasar, Kamis (9/5/2013).

Ketika polisi menggeledah kamar hotel tersangka ditemukan juga alat-alat untuk mengkonsumsi sabu, timbangan elektrik, tiga buah handphone, dan pistol air softgun jenis FN beserta pelurunya.

"Saat ditangkap, kami berhati-hati karena informasinya tersangka membawa senjata api, ternyata setelah digeledah kami menemukan air softgun," jelas Djoko. Rencananya barang haram tersebut akan diberikan kepada pemesan yang sudah mengatur pertemuan di pertigaan Jalan Imam Bonjol. Polisi masih mendalami kasus ini karena diduga kuat barang haram tersangka ada kaitannya dengan bandar di dalam Lapas Kerobokan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.