Kecelakaan Motor, Pasutri Tewas Terlempar ke Sungai

Kompas.com - 09/05/2013, 20:22 WIB
|
EditorKistyarini

TEMANGGUNG, KOMPAS.com - Pasangan suami istri, Rohmad Suwarmin (45) dan Yusilah (40) ditemukan tewas hanyut di aliran Sungai Progo di Dusun Gintung, Desa Giripurno, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung. Diduga sebelumnya mengalami kecelakaan lalu lintas kemudian terlempar ke sungai, Rabu (8/5/2013).

Jenazah Rohmad ditemukan tim SAR gabungan Kabupaten Temanggung pada Rabu malam. Sementara jenazah Yusilah ditemukan keesokan harinya, Kamis (9/5/2013) pukul 11.15 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika mereka baru pulang dari ladang untuk bertani. Seperti biasanya, keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor. Ketika melewati jalan menurun di kawasan desanya, tiba-tiba motor yang dikendarai sulit untuk dikendalikan karena diduga rem tidak berfungsi.

"Saat kejadian tidak ada warga yang tahu karena kondisi hujan sangat deras." ujar Siskoyo (35), seorang warga.

Sekitar satu jam kemudian, warga mendapati sepeda motor milik korban berada di bantaran sungai kecil. Warga menduga keduanya terlempar ke sungai dan terbawa derasnya arus setelah hujan deras. "Setelah hujan reda, warga mendapati ada bekas kecelakaan di jalan," imbuh Tupar (30), saksi lainnya.

Warga kemudian segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Ngadirejo, Koramil serta Tim SAR untuk membantu pencarian. Setelah menyusuri aliran sungai korban pertama ditemukan sekitar 10 kilometer dari tempat kecelakaan.

Suhendar, anggota Tim SAR Kabupaten Temanggung mengatakan, kesulitan melakukan pencarian pada malam hari. Karena alat penerangan terbatas dan kondisi hujan deras. "Korban Rohmad Suwarmin, mengalami luka benturan pada bagian kepala serta luka memar pada sebagian besar tubuhnya," ujar Suhendar.

Pencarian kemudian dihentikan sekitar pukul 21.00 WIB. Pada pagi harinya, tim SAR kembali melakukan pencarian dengan membagi anggotanya pada beberapa titik. Sekitar pukul 11.15 WIB korban kedua, Yusilah, ditemukan.

"Posisi korban memang tidak jauh dari lokasi kejadian, tapi karena berada pada dasar sungai sehingga sulit untuk ditemukan," papar Suhendar.

Kasatreskrim Polres Temanggung AKP Agung Setyo Budi Utomo mengatakan, pihaknya telah memastikan bahwa dalam kejadian tersebut murni kecelakaan dan tidak ada unsur pidana karena kesengajaan. "Usai kami periksa, tidak ada unsur penganiayaan, ini murni kecelakaan," Agung menegaskan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X