Densus 88 Tembak Mati Tiga Terduga Teroris Kebumen

Kompas.com - 09/05/2013, 09:44 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menembak mati tiga terduga teroris di Kebumen, Jawa Tengah, dalam baku tembak yang berlangsung sejak Rabu (8/5/2013) hingga Kamis ini. Sementara itu, tiga lainnya ditangkap dalam keadaan hidup.

"Ada tiga orang yang meninggal dunia," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal (Pol) Boy Rafli Amar melalui pesan singkat, Kamis ini.

Menurutnya, ketiganya terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan. Namun, masih simpang siur mengenai jumlah terduga teroris yang diringkus detasemen berlambang burung hantu itu. Menurut rencana, pada pukul 11.00 WIB hari ini, Polri akan menggelar jumpa pers. Awalnya, Densus 88 menangkap terduga teroris WM alias Acum alias Dadang di Cipacing, Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/5/2013).

Di Cipacing, polisi menyita sejumlah barang bukti, yakni satu pistol rakitan jenis Browning, satu magasin, 200 butir kaliber 38, amunisi 9 mm sebanyak 80 butir, uang Rp 6 juta, pisau, kamera, modem, dan dua ponsel.

Dari pengembangan pemeriksaan terhadap WM, Densus menggerebek rumah kontrakan milik H Anda Suhanda di RT 2 RW 8 Kampung Batu Rengat, Desa Cigondewah Hilir, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Rabu (8/5/2013). Tiga orang tewas dan satu menyerahkan diri saat baku tembak dengan aparat. Baku tembak terjadi lebih dari empat jam sejak pukul 11.30 WIB.

Sementara itu, pada Rabu sore sekitar pukul 15.00, Densus menangkap Sugiyanto dan Abu Roban alias Untung alias Bambang Nangka di Batang, Jawa Tengah. Terduga teroris juga ditangkap di Kendal, Jawa Tengah. Kemudian, Densus 88 bergerak ke Tangerang Selatan, meringkus seorang teroris di Pondok Aren sekitar pukul 17.00 dan seorang lainnya di Ciputat pukul 20.00 WIB. Belum diketahui pasti, kelompok terduga teroris ini berasal dari jaringan mana. Sebagian besar dari mereka terlibat pendanaan aksi teror atau fa'i.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

    Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

    Regional
    Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

    Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

    Regional
    'Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan'

    "Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan"

    Regional
    Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

    Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

    Regional
    Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

    Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

    Regional
    Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

    Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

    Regional
    Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

    Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

    Regional
    Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

    Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

    Regional
    Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

    Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

    Regional
    Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

    Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

    Regional
    Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

    Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

    Regional
    Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

    Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

    Regional
    UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

    UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

    Regional
    Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

    Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

    Regional
    Banjir dan Longsor Manado, 6 Orang Tewas, Salah Satunya Polisi Berpangkat Aiptu

    Banjir dan Longsor Manado, 6 Orang Tewas, Salah Satunya Polisi Berpangkat Aiptu

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X