Kapal Meledak Saat Mesin Dinyalakan, Tujuh Orang Tewas - Kompas.com

Kapal Meledak Saat Mesin Dinyalakan, Tujuh Orang Tewas

Kompas.com - 09/05/2013, 03:59 WIB

KOTABARU, KOMPAS.com — Kapal penumpang Perahu Layar Motor (PLM) Setia Budi, yang melayani rute pelayaran Kotabaru-Geronggang, di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Rabu (8/5/2013), sekitar pukul 11.00 Wita, meledak dan terbakar di lokasinya bersandar. Tujuh penumpang tewas.

"Korban yang tewas sudah berhasil dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotabaru," kata Kepala Satuan Polairud AKP Sumari, di Kotabaru, Rabu (8/5/2013). Korban adalah Suparmi (55), Joko Irawan (27), Puspita Novalia (23), Nurul Asiah (34), Rifka Nadia (10), Sulistiawati (30), dan Frismustof (2).

Sumari mengatakan, 12 orang selamat dari kecelakaan ini dengan lima orang di antaranya mengalami luka ringan dan dua orang yang lain menderita luka bakar serius. Mereka yang terluka adalah Hardiansyah (40), Anwar Rahman (35), Aina Iflal Mardiah (11), M Zulfi (7), Sakrus (42), Sabransyah (41), dan Nor Aisah (26).

Selain membawa penumpang, ujar dia, kapal ini mengangkut sembako, puluhan jeriken bahan bakar minyak, tabung gas elpiji, dan dua sepeda motor. Kecelakaan ini terjadi ketika salah satu awak kapal menghidupkan mesin, tiba-tiba terjadi ledakan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotabaru, Tri Basuki Rahmat, mengatakan, ketika ledakan terjadi, petugas pemadam langsung dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman dilakukan dengan hati-hati karena terjadi beberapa ledakan lanjutan. "Satu jam baru bisa diatasi," kata dia. Sejumlah petugas gabungan langsung mencari korban yang terjebak di dalam kapal milik H Eling yang sudah terbakar.

Petugas Badan SAR Nasional (Basarnas) Kotabaru, Afrial, mengatakan, sebagian daging dan organ tubuh penumpang korban meninggal dunia bercampur dengan plastik dan barang-barang penumpang kapal. "Petugas sulit mengidentifikasi para korban meninggal dunia karena sebagian tubuhnya hancur dan daging korban bercampur plastik," katanya. Kondisi ini sempat menyulitkan proses identifikasi korban.

Belum diketahui secara pasti sumber ledakan. Namun, dugaan sementara ledakan dipicu kebocoran pada tabung gas. "Informasi yang masih belum tentu benar, ada tabung gas yang bocor dan meledak saat petugas menghidupkan mesin kapal," kata petugas dari Pelindo III Cabang Kotabaru, Ludik Haibuan.

 


EditorPalupi Annisa Auliani
Komentar

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional

Close Ads X