Kompas.com - 08/05/2013, 21:34 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo memaparkan alasan partainya kembali mencalonkan Sukur Nababan sebagai bakal caleg dalam Pemilu 2014 mendatang. Sukur adalah anggota DPR yang berurusan dengan Badan Kehormatan terkait kasus absensi. Ketidakhadiran Sukur itu, sebut Tjahjo, karena yang bersangkutan sakit keras.

"Yang saya ketahui Sukur Nababan sakit serius dan sampai dibawa ke Singapura. Tapi sekarang sudah membaik. Tidak ada larangan orang yang habis sakit terus tidak boleh dicalonkan," ujar Tjahjo saat dihubungi Rabu (8/5/2013).

Alasan lainnya, Sukur memeroleh dukungan kuat dari daerah pemilihan di Jawa Barat VI yang mencakup Depok dan Bekasi. Sukur, kata Tjahjo, juga sudah menyampaikan surat dokter terkait kondisi kesehatannya. "Namun, staf saudara Sukur lupa melakukan proses surat izin ke Sekjen DPR. Izin kalau ke fraksi ada," kilah Tjahjo.

Selama menjadi anggota Dewan, Sukur memang jarang terlihat hadir dalam rapat komisi hingga rapat paripurna. Dia bahkan sudah enam kali berturut-turut tidak hadir rapat apa pun di DPR. Hal inilah yang membuat BK DPR akhirnya bertindak. Surat panggilan dilayangkan BK DPR kepada Sukur pada bulan Februari lalu, namun dia tidak hadir dengan alasan sakit.

Anggota BK masih belum merumuskan keputusan terkait status Sukur ini. Jika penyakit Sukur ternyata tidak bisa dibuktikan, BK tetap memberikan sanksi. Sesuai UU MD3, anggota Dewan yang sudah enam kali berturut-turut tidak hadir tanpa keterangan bisa langsung diberhentikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kenang Pesan Buya Syafii Maarif, Anwar Abbas: Muhammadiyah Bukan Hanya Islam, tapi juga Gerakan Ilmu

    Kenang Pesan Buya Syafii Maarif, Anwar Abbas: Muhammadiyah Bukan Hanya Islam, tapi juga Gerakan Ilmu

    Nasional
    Mahfud MD: Buya Syafii Ubah Pandangan Saya Tentang Ideologi dan Beragama

    Mahfud MD: Buya Syafii Ubah Pandangan Saya Tentang Ideologi dan Beragama

    Nasional
    Densus 88: Mahasiswa Tersangka Teroris di Malang Kirim Uang untuk Keluarga Napiter

    Densus 88: Mahasiswa Tersangka Teroris di Malang Kirim Uang untuk Keluarga Napiter

    Nasional
    Buya Syafii Maarif Meninggal, Megawati Beri Pengarahan Khusus bagi Keluarga Besar PDI-P dan BPIP

    Buya Syafii Maarif Meninggal, Megawati Beri Pengarahan Khusus bagi Keluarga Besar PDI-P dan BPIP

    Nasional
    Jokowi: Selamat Jalan Sang Guru Bangsa, Buya Syafi'i Maarif

    Jokowi: Selamat Jalan Sang Guru Bangsa, Buya Syafi'i Maarif

    Nasional
    Buya Syafii Maarif Tutup Usia, Jusuf Kalla: Kita Kehilangan Guru Bangsa

    Buya Syafii Maarif Tutup Usia, Jusuf Kalla: Kita Kehilangan Guru Bangsa

    Nasional
    Tren Vonis Ringan Koruptor di 2021 dan KY yang Dinilai Cuma 'Pajangan'

    Tren Vonis Ringan Koruptor di 2021 dan KY yang Dinilai Cuma "Pajangan"

    Nasional
    Megawati Kenang Buya Syafii Marif sebagai Sosok Saleh yang Rendah Hati

    Megawati Kenang Buya Syafii Marif sebagai Sosok Saleh yang Rendah Hati

    Nasional
    Kenangan Terakhir Jokowi Bersama Buya Syafii Maarif...

    Kenangan Terakhir Jokowi Bersama Buya Syafii Maarif...

    Nasional
    Golkar Berduka atas Wafatnya Buya Syafii Maarif: Bangsa Indonesia Sangat Kehilangan Tokoh Besar

    Golkar Berduka atas Wafatnya Buya Syafii Maarif: Bangsa Indonesia Sangat Kehilangan Tokoh Besar

    Nasional
    Kenang Buya Syafii, Anwar Abbas: Jangan Coba-coba Iming-imingi Beliau Kemewahan

    Kenang Buya Syafii, Anwar Abbas: Jangan Coba-coba Iming-imingi Beliau Kemewahan

    Nasional
    Wapres: Keteladanan Buya Syafii Maarif Wajib Kita Teladani

    Wapres: Keteladanan Buya Syafii Maarif Wajib Kita Teladani

    Nasional
    Buya Syafii Wafat, Jokowi Melayat ke Masjid Kauman Yogyakarta

    Buya Syafii Wafat, Jokowi Melayat ke Masjid Kauman Yogyakarta

    Nasional
    Sebelum Wafat, Kondisi Buya Syafii Maarif Sempat Membaik, Kembali 'Drop' dan Dirawat di RS

    Sebelum Wafat, Kondisi Buya Syafii Maarif Sempat Membaik, Kembali "Drop" dan Dirawat di RS

    Nasional
    PPP Kenang Buya Syafii Maarif Sosok yang Teduh dan Ajarkan Moderasi Beragama

    PPP Kenang Buya Syafii Maarif Sosok yang Teduh dan Ajarkan Moderasi Beragama

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.