Kompas.com - 08/05/2013, 16:50 WIB
|
EditorKistyarini

PALU, KOMPAS.com - Puluhan mahasiswa yang menamakan diri Gerakan Mahasiswa untuk Demokrasi turun ke jalan di Palu, Sulawesi Tengah, untuk memprotes rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), Rabu (8/5/2013).

Mereka melakukan long march dari Universitas Alkhaeraat di Jalan Sis Aljufri menuju kantor Dewan Perwakilan Rakyat Sulteng di Jalan Samratulangi.

Sepanjang jalan protokol para mahasiswa yang berasal dari berbagai Badan Eksekutif Mahasiswa di Kota Palu ini berorasi menolak rencana pemerintah menaikan harga BBM dalam waktu dekat ini.

Di depan kantor DPRD Provinsi, koordinator aksi lapangan, Asrul, mengatakan rencana pemerintah menaikan harga BBM akan semakin menyengsarakan rakyat.

"Kenaikkan harga BBM bukan solusi cerdas karena ketika BBM naik memicu naiknya harga bahan-bahan lainnya. Dan itu semakin mempersulit khususnya masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan," kata Asrul.

Selain menolak kenaikan harga BBM gabungan mahasiswa sekota Palu ini juga menuntut sembako murah untuk rakyat, pendidikan dan kesehatan murah untuk rakyat.

Selain di depan kantor DPRD Sulteng, para pengunjuk rasa ini juga melakukan orasi di depan kantor Polda Sulteng dan Kantor Gubernur. Usai melakukan aksi penolakan bbm mereka pun akhirnya membubarkan diri dengan tertib.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X