Kurir 4 Kg Sabu Diringkus di Bandara Polonia Medan

Kompas.com - 07/05/2013, 21:53 WIB
|
EditorKistyarini

MEDAN, KOMPAS.com - Hasbi (34), warga Blang Glong, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, ditangkap aparat keamanan saat melewati pemeriksaan x-ray di Bandara Polonia Medan, Selasa (7/5/2013).

Menurut Harianto, petugas keamanan yang menahan Hasbi, ketika diminta membuka tasnya, pelaku langsung melarikan diri dan mencoba keluar dari terminal keberangkatan domestik bandara. Namun upayanya gagal dan petugas keamanan berhasil meringkusnya.

Dari dalam tas yang dibawanya ditemukan empat bungkus sabu-sabu dengan berat total 4 kilogram. Hasbi kemudian dibawa ke Polsekta Medan Baru.

Dia mengaku dibayar Rp 15 juta untuk membawa sabu-sabu dari Medan ke Jakarta. Dia akan berangkat dari Medan ke Jakarta dengan menumpangi pesawat Garuda City Link QG 833.

"Setelah diamankan di Pos Security Appron Delta Bandara Polonia, pelaku diserahkan ke Pos Polisi Bandara Polonia Medan untuk selanjutnya di serahkan ke Mapolsekta Medan Baru," kata Robinson, Danru Security Bandara Polonia Medan.

Kanit Reskrim Polsekta Medan Baru AKP Andik Eko mengatakan pelaku sedang dalam pemeriksaan. "Pelaku kita periksa intensif. Rencananya akan kita serahkan ke Polda Sumut," pungkasnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Solo Siapkan Lokasi Karantina Khusus untuk Pemudik Pemudik

Pemkot Solo Siapkan Lokasi Karantina Khusus untuk Pemudik Pemudik

Regional
Banyak Pasien ODP dan PDP di Manado, Legislator Sulut Minta Rapid Test Dipercepat

Banyak Pasien ODP dan PDP di Manado, Legislator Sulut Minta Rapid Test Dipercepat

Regional
Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Regional
UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

Regional
Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Regional
Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Regional
Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Regional
Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Regional
Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Regional
Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Regional
Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Regional
Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Regional
Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Regional
Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X