Kompas.com - 07/05/2013, 15:23 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

KENDAL, KOMPAS.com — Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Kendal didatangi oleh salah satu warga Karanganom Weleri, Musyafak, Selasa (7/5/2013). Musyafak melaporkan selebaran berisi berita yang menyudutkan calon gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo.

Di dalam selebaran yang patut diduga sebagai bagian dari kampanye hitam tersebut termuat cuplikan pernyataan Bibit yang mendukung koruptor dan menghina kesenian daerah. Berita itu diambil dari media online.

Menurut Musyafak, selebaran itu ditemukannya pada Selasa sekira pukul 02.00 WIB. "Yang menyebarkan selebaran itu orangnya memakai mobil niaga warna putih," kata Musyafak yang mengaku menemukan 132 lembar selebaran serupa.

Menanggapi temuan itu, Ketua Panwaslu Kendal Supriyadi mengaku senang dengan adanya laporan warga seperti yang dilakukan Musyafak. Hal ini menandakan bahwa ada warga yang peduli dengan pilihan gubernur.

Selain menerima laporan dari Musyafak, Panwaslu juga telah mendapat laporan tentang adanya kampanye hitam di Bandengan, Kecamatan Kendal. Namun, informasi itu masih harus diperiksa lebih lanjut. "Pada dasarnya semua masyarakat bisa menjadi pengawas untuk menciptakan pilgub yang jujur, adil, langsung, umum, bebas, dan rahasia," kata Supriyadi.

Panwaslu, kata Supriyadi, akan menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan laporan lanjutan ke KPUD.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X