Ribuan Orang Minta Warga Syiah Sampang Diusir

Kompas.com - 07/05/2013, 13:42 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

SAMPANG, KOMPAS.com — Ribuan orang dari Desa Bluuran, Kecamatan Omben, dan Desa Karang Gayam, Kecamatan Karang Gayam, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Selasa (7/5/2013), berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Sampang.

Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Sampang mengusir ratusan warga Syiah yang ditampung di gedung olahraga Wijaya, Sampang. Beberapa poster hujatan terhadap warga Syiah dibentangkan dalam aksi demo ini.

Massa juga menyebarluaskan selebaran berisi hujatan terhadap kaum Syiah kepada sejumlah pengendara yang melintas di lokasi demo. Massa dari dua desa itu berencana menemui Imam Ubaidillah, Ketua DPRD Sampang dan Bupati Pamekasan Fanan Hasib.

Mereka hendak menyampaikan beberapa tuntutan tentang persoalan Syiah Sampang yang hingga saat ini belum menemukan titik terang. "Salah satu tuntutan kami adalah usir warga Syiah dari Sampang karena sudah menjadi persoalan bagi masyarakat Sampang dan Pemerintah Sampang," kata Fathoorozi, salah satu tokoh masyarakat asal Desa Bluuran.

Sebelum masuk ke Gedung DPRD Sampang, mereka dihadang ratusan aparat keamanan dari Brimob Polda Jawa Timur dan ratusan aparat kepolisian dari Polres Sampang. Massa dilarang masuk karena khawatir terjadi kericuhan. Hanya beberapa perwakilan dari pedemo dipersilakan untuk menemui Fannan Hasib dan Imam Ubaidillah.

Hingga berita ini ditulis, pembicaraan antara perwakilan pedemo dan Fannan Hasib, serta beberapa anggota DPRD Sampang sedang berlangsung. Sementara itu, massa lainnya ditahan di luar Gedung DPRD. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Regional
Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Regional
8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

Regional
Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Regional
Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Regional
7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

Regional
Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Regional
22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

Regional
Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Regional
Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Regional
Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Regional
Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Regional
27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X