Kompas.com - 07/05/2013, 13:32 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah segera melelang surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk dengan target indikatif Rp 1,5 triliun pada 14 Mei 2013 untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2013.

Dari keterangan tertulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan di Jakarta, Selasa, (7/5/2013), terdapat lima seri sukuk negara yang akan dilelang yang terdiri dari empat seri sukuk berbasis proyek dan satu seri sukuk berjangka pendek.

Empat seri sukuk berbasis adalah PBS001 (penjualan kembali) dengan imbal hasil 4,45 persen, akan jatuh tempo 15 Februari 2018. Seri PBS004 (penjualan kembali) dengan imbalan 6,10 persen, akan jatuh tempo 15 Februari 2037.

Sementara itu, untuk seri PBS005 (penjualan kembali) menawarkan imbal hasil 6,75 persen dan akan jatuh tempo 15 April 2043, sedangkan seri PBS006 merupakan penerbitan baru dan akan jatuh tempo 15 Mei 2015.

Aset acuan empat seri PBS tersebut adalah proyek/kegiatan dalam APBN tahun 2013. Sementara itu sukuk negara berjangka pendek yang akan dilelang adalah seri SPN-S15112013 (penerbitan baru) dengan pembayaran imbalan secara diskonto dan akan jatuh tempo 15 November 2013.

Aset acuan SPN-S15112013 adalah barang milik negara (BMN) berupa tanah dan bangunan. Lelang SBSN tersebut akan dilaksanakan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) sebagai agen lelang SBSN. Lelang bersifat terbuka dan menggunakan metode harga beragam.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.