Kompas.com - 07/05/2013, 11:11 WIB
|
EditorTjahja Gunawan Diredja

SEMARANG, KOMPAS.com — Pemilihan Gubernur Jawa Tengah tinggal 19 hari lagi, kini suhu politik mulai memanas.

Terlebih lagi, saat ini beredar selebaran gelap di masyarakat, selebaran yang menyerang dan menjelekkan salah satu calon gubernur.

Selebaran gelap itu banyak ditemukan di beberapa desa di Kabupaten Brebes dan sekitarnya, di Jawa Tengah.

Seperti diperlihatkan oleh tim kampanye salah satu cagub, selebaran gelap itu menjelekkan Bibit Waluyo yang juga calon gubernur petahana dari koalisi tiga partai politik besar, Partai Demokrat, Partai Golkar, dan Partai Amanat Nasional, Selasa (7/5/2013) di Semarang, Jawa Tengah.

Selebaran gelap yang dicetak atas nama Paguyuban Budaya dan Antikorupsi Jateng itu menyoroti soal kesenian jatilan dan gerakan antikorupsi.

Dalam selebaran itu disebut kenapa cagub menghina kesenian dan melindungi kasus korupsi. Seusai deklarasi "Pilgub yang Bermartabat" di Lapangan Simpang Lima Semarang, Bibit Waluyo saat ditanya soal selebaran gelap itu dengan senyum khasnya menyatakan, "Ora opo-opo (tidak masalah)."

"Opo soal selebaran, itu kan fitnah, wis ben wae. Aku malah seneng soale dosaku ditanggung mereka. Orang tidak salah kok dijelekkan," ujar Bibit Waluyo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bibit, Gubernur Jateng 2008-2013 itu, menyatakan, timnya sudah mantap dan siap untuk kampanye nanti. Dirinya siap melanjutkan programnya, yaitu bali deso bangun deso jilid 2 nanti.

Sejumlah pengurus parpol pengusung Bibit Waluyo menilai, selebaran gelap soal seni budaya dan korupsi itu sudah lama menjadi tekad Gubernur Bibit Waluyo untuk mengangkat kesenian tradisional makin baik dinikmati turis asing dan domestik. Bibit juga antikorupsi.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X