KPU Padang Juga Temukan 2 Bakal Caleg PNS - Kompas.com

KPU Padang Juga Temukan 2 Bakal Caleg PNS

Kompas.com - 06/05/2013, 22:49 WIB

PADANG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang menemukan berkas dua orang bakal calon anggota legislatif untuk pemilihan anggota DPRD setempat pada Pemilu 2014, berstatus pegawai negeri sipil (PNS).

"Dua berkas bakal calon anggota legislatif (caleg) itu ditemukan saat verifikasi dilakukan KPU terhadap daftar calon sementara (DCS), yang diserahkan oleh 12 partai politik peserta Pemilu 2014 di daerah ini," kata Ketua KPU Padang, Alison, di Padang, Senin (6/5/2013).

Namun KPU Padang tidak menyebutkan nama bakal caleg tersebut dan partai politik, yang mendaftarkan mereka untuk ikut dalam Pemilu Legislatif 2014.

Terhadap temuan itu, menurut Alison, sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2013 tetang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Kota, dua bakal caleg itu harus mengajukan surat pengunduran diri sebagai PNS.

KPU menunggu surat bukti pengunduran diri tersebut dari kedua bakal caleg hingga 22 Mei 2013. Jika tidak dapat dipenuhi, maka KPU akan meminta partai politik yang mendaftarkan mereka untuk menggantinya.

"Jika sampai 22 Mei 2013, KPU belum menerima juga surat bukti penggunduran dari PNS, maka parpol yang mencalonkan diminta memperbarui DCS-nya dan mengganti dua nama bakal caleg tersebut," katanya.

KPU Padang juga akan menyampaikan semua hasil verifikasi terhadap DCS kepada setiap parpol peserta Pemilu yang akan dilaksanakan pada 8 Mei 2013.

Alison menyebutkan, dalam melaksanakan tahapan verifikasi DCS terhadap 12 parpol tidak menemui kendala yang berarti. "Dalam melakukan verifikasi hanya terjadi perbedaan penafsiran oleh petugas KPU sehingga harus dilakukan penyamaan persepsi verifikasi berkas DCS, dan harus dilakukan hingga tiga kali," katanya.

 


EditorAgus Mulyadi
Komentar

Terkini Lainnya

KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

Nasional
Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra untuk Penumpangnya

Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra untuk Penumpangnya

Megapolitan
Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

Regional
Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

Nasional
Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

Nasional
Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

Internasional
Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

Internasional
Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

BrandzView
KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

Nasional
Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

Nasional
Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

Regional
Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

Megapolitan
Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans 'Black Campaign'

Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans "Black Campaign"

Nasional
Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

Internasional
Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

Nasional

Close Ads X