Jokowi Dapat Peringatan dari Panwaslu Bali

Kompas.com - 06/05/2013, 16:52 WIB
|
EditorKistyarini

DENPASAR, KOMPAS.com — Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Bali mengirimkan surat peringatan keras kepada Joko Widodo (Jokowi) serta sejumlah bupati yang melanggar aturan kampanye.

Jokowi dan beberapa bupati dinilai melanggar Pasal 80 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah karena tidak menyerahkan surat cuti kepada Panwaslu saat menjadi juru kampanye.

"Per hari ini surat peringatan keras kepada pejabat negara tersebut untuk benar-benar mengindahkan peraturan perundang-undangan yang ada. Kami ingin beliau-beliau ini memberikan contoh kepada masyarakat, bagaimana menegakkan hukum," ujar Ketua Panwaslu Bali I Made Wena saat ditemui di kantornya, Senin (6/6/2013).

"Mohon memperhatikan, jangan karena pejabat negara dibiarin aja. Berusaha semaksimal mungkin tertib administrasi, apa sih susahnya mencari surat cuti?" ujarnya.

Jika masih ada pejabat negara yang masih melanggar peraturan pemilu dan menguntungkan pasangan Cagub-Cawagub Bali, Panwaslu akan memberikan sanksi lebih tegas berupa rekomendasi penghentian kampanye kepada pasangan calon yang melanggar.

Sampai saat ini pejabat negara yang sudah menyerahkan surat cuti terkait Pilkada Bali adalah Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Wakil Gubernur Bali AA Ngurah Puspayoga, Wakit Bupati Badung Ketut Sudikerta, dan Wakil Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jayanegara.

Sementara itu pejabat pusat yang menjadi juru kampanye yang telah menyerahkan izin cuti adalah Menpora Roy Suryo dan Menteri ESDM Jero Wacik.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

    Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

    Regional
    Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

    Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

    Regional
    'Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu'

    "Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu"

    Regional
    Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

    Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

    Regional
    Soal Foto Komodo 'Adang' Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

    Soal Foto Komodo "Adang" Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

    Regional
    Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

    Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

    Regional
    Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

    Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

    Regional
    Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

    Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

    Regional
    Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

    Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

    Regional
    Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

    Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

    Regional
    Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

    Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

    Regional
    Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

    Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

    Regional
    Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

    Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

    Regional
    Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

    Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

    Regional
    Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

    Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X