Kompas.com - 06/05/2013, 12:24 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

PAMEKASAN, KOMPAS.com — Ratusan siswa dan siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pamekasan mogok belajar, Senin (6/5/2013). Aksi ini disebabkan beberapa guru di sekolahnya dimutasi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Pamekasan beberapa waktu lalu.

Para siswa dan siswi membentangkan poster protes terhadap mutasi dan meminta guru yang dimutasi dikembalikan ke sekolahnya.

Aksi ini membuat seluruh aktivitas di dalam sekolah lumpuh total. Semua guru terlihat tidak mengajar dan hanya duduk santai di emper-emper kelas.

Ahmad Wasil, salah satu siswa, mengatakan, guru-guru yang dimutasi semuanya disiplin di sekolah. Sementara guru-guru yang nakal dan jarang masuk sekolah tidak dimutasi. Akibatnya, banyak pelajaran yang kosong karena ditinggal guru yang dimutasi tersebut.

"Kami menuntut agar guru yang dimutasi dikembalikan lagi ke sekolah ini. Apa pun alasannya, guru-guru itu sudah menjadi teladan di sekolah ini," kata Wasil.

Sampai berita ini ditulis, siswa masih menolak untuk masuk ke kelasnya. Justru demo semakin ricuh karena beberapa peralatan sekolah, seperti papan tulis, dicabut dari ruang kelas. Beberapa perwakilan siswa dipanggil untuk berdialog dengan kepala sekolah dan sejumlah guru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.