Kompas.com - 05/05/2013, 21:52 WIB
|
EditorTjahja Gunawan Diredja

   

 

 

BALIKPAPAN, KOMPAS.com- Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Balikpapan, Kalimantan Timur menyangsikan Kepolisian Daerah Kaltim benar-benar menindaklanjuti dugaan penjualan aset negara di Balikpapan, yang dilaporkan LAKI tiga bulan lalu.

Jika kasus terhenti di Polda Kaltim, LAKI akan membawanya ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Sudah tiga bulan, sudah cukup bagi Polda untuk membeberkan ke publik, sudah sampai di mana proses pelaporan kami. Dewan Pimpinan Pusat LAKI di Jakarta sudah mengultimatum, jika kasus sulit diselesaikan di daerah, kasus akan dibawa ke KPK. KPK dan Kejaksaan Agung, sudah mendapat laporan perihal kasus ini," ujar Nurdin Ismail, Ketua Dewan Pimpinan Cabang DPC LAKI Balikpapan, Minggu (5/5/2013).  

Lembaga pemantau korupsi ini, awalnya mendapat informasi dugaan penjualan aset tanah milik Pemkot di belakang Gedung Dome seharga Rp 19 miliar, dari SMS berantai di masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian LAKI menelusurinya, dan mendapatkan bukti-bukti. Antara lain, fotokopi perjanjian jual-beli tanah pemkot tersebut, antara Heru Bambang (Wakil Wali Kota Balikpapan) dan PT Indonesia Merancang Bangun (PT IMB).

Tetapi, tudingan LAKI itu sudah dibantah Heru. Saat itu Heru balik mempertanyakan bukti yang didapat LAKI.

Meski demikian, Heru mengakui pernah membeli tanah di lokasi tersebut dari Andi Malik Tadjoeddin, tahun 2011. Karena itu, selain melaporkan Heru, LAKI juga melaporkan Andi Malik dan PT IMB, ke Polda Kaltim 6 Februari lalu.

     

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.