Jebol Plafon, Pelaku Pembunuhan Kabur

Kompas.com - 05/05/2013, 21:14 WIB
|
EditorErlangga Djumena

KENDARI, KOMPAS.com - Pelaku pembunuhan tiga anggota keluarga di jalan Bunga Kamboja, Kelurahan Lahundape, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Imsak alias Imsar (23) kabur saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa setempat. Imsak yang merupakan tahanan Polresta Kendari, kabur dari sel RSJ melalui plafon kamar mandi pukul 18.00 Wita, Sabtu ( 4/5/2013).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Abdul Karim Samandi membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, tersangka kasus pembunuhan itu dibantar oleh satuan reserse dan kriminal Polresta Kendari ke RSJ untuk observasi kejiwaan sejak Jumat (3/5/2013).

"Pelaku kasus 338 (imsar-red) melarikan diri dari sel RSJ melewati kamar mandi, kemudian memanjat plafon kamar mandi juga. Kami juga telah menempatkan personil untuk piket penjagaan dibantu dari aparat satuan Reskrim Polresta Kendari," terang Karim dihubungi, Minggu (5/5/2013).

Ia mengaku kecolongan atas kaburnya tahanan kasus pembunuhan, yang menghilangkan tiga nyawa sekaligus. Saat ini, lanjut Karim, pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan pihak Rumah Sakit Jiwa Kendari. Kemudian mengarahkan tim gabungan kepolisian untuk mencari pelaku.

"Kami telah membentuk tim gabungan untuk memburu pelaku pembunuhan itu sambil berkoordinasi dengan keluarganya, lalu kasie propam mengecek kronologis kejadian untuk mengetahui apakah ada kelalaian prosedur," tandasnya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Jiwa Kendari, dr. Asrum Tombili, yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya belum mau memberi keterangan.

Sebelumnya diberitakan, telah terjadi pembunuhan tiga orang anggota keluarga yakni pasangan Labojo Basri (60), Haslia (59) dan cucunya, Faisal (7) pukul 14.30 Wita, Selasa (16/4/2013). Semula polisi menyebut, Wahyudin yang merupakan anak Labojo-Haslia dan ayah kandung Faisal sebagai pelaku pembunuhan tersebut.

Namun ternyata, informasi yang dihimpun polisi keliru. Pasalnya, kesaksian yang dikumpulkan berasal dari Husein, anak Basri, yang belakangan diketahui mengalami kelainan jiwa.

Imsar, pelaku pembunuhan yang masih kerabat korban ditangkap polisi di sekitar pelabuhan penyeberangan Wawonii, saat hendak melarikan diri ke Bungku, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Rabu (17/4/2013).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Seorang Kakek Tewas Diserang Kawanan Tawon | Suara Dentuman Misterius di Bali

[POPULER NUSANTARA] Seorang Kakek Tewas Diserang Kawanan Tawon | Suara Dentuman Misterius di Bali

Regional
'Saya Penasaran, Pesan Apa yang Ingin Disampaikan Sebelum Anak Saya Meninggal'

"Saya Penasaran, Pesan Apa yang Ingin Disampaikan Sebelum Anak Saya Meninggal"

Regional
Mengolah Biji Karet Jadi Makanan, Dewi Bangga Diapresiasi Presiden Jokowi

Mengolah Biji Karet Jadi Makanan, Dewi Bangga Diapresiasi Presiden Jokowi

Regional
Kisah Para WNA yang Dideportasi dari Indonesia, Yoga Massal Saat Pandemi hingga Ceburkan Diri Bersama Motor ke Laut

Kisah Para WNA yang Dideportasi dari Indonesia, Yoga Massal Saat Pandemi hingga Ceburkan Diri Bersama Motor ke Laut

Regional
2 Warga Sumsel Bawa 171 Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi di Sungai

2 Warga Sumsel Bawa 171 Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi di Sungai

Regional
Lagi, Anak Gugat Ibu Kandung, Tuntut Tanah yang Diklaim Hasil Selama Jadi TKW

Lagi, Anak Gugat Ibu Kandung, Tuntut Tanah yang Diklaim Hasil Selama Jadi TKW

Regional
Bakamla RI Menangkap 2 Kapal Tanker Berbendera Asing

Bakamla RI Menangkap 2 Kapal Tanker Berbendera Asing

Regional
Heboh Dentuman Misterius di Bali, Kesaksian Nelayan, Sinyal 20 Detik hingga Benda Bersinar di Langit

Heboh Dentuman Misterius di Bali, Kesaksian Nelayan, Sinyal 20 Detik hingga Benda Bersinar di Langit

Regional
Ratusan Warga Rohingya Kabur dari Aceh, Tersisa 112 Orang

Ratusan Warga Rohingya Kabur dari Aceh, Tersisa 112 Orang

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Pelaku Sakit Hati Tak Dibayar

Polisi Tangkap Pria yang Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Pelaku Sakit Hati Tak Dibayar

Regional
Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Regional
Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Regional
Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Regional
Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Regional
Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X