Kompas.com - 05/05/2013, 02:02 WIB
|
EditorErvan Hardoko

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Peristiwa perkosaan, pembunuhan sekaligus pembakaran siswi SMK YPPK Maguwoharjo, Sleman Priya Puspita Restanti pada 9 April 2013 lalu menuai polemik.

Salah seorang pelaku yang telah ditetapkan menjadi tersangka yakni Edi Nurcahyo (21) mengajukan keberatan terhadap statusnya saat ini.

"Saya tegaskan polisi telah melakukan tindakan salah tangkap terhadap klien saya, Edi Nurcahyo," terang Aprila Supaliyanto,kuasa hukum Edi Nurcahyo Sabtu (4/5/2013).

Aprilia menjelaskan pihaknya merasa keberatan dengan penangkapan terhadap Edi. Nurcahyo, pasalnya polisi melakukan penangkapan hanya berdasarkan satu keterangan saja.

"Penangkapan klien saya hanya berdasarkan keterangan Sahru, dan surat penahanan terhadap klien saya baru diajukan beberapa hari setelah kejadian," papar Aprilia.

Lebih lanjut dia mengatakan, polisi melakukan intimidasi dan pemukulan saat memeriksa kliennya.

"Klien saya dipaksa untuk mengakui apa yang tidak pernah dia lakukan. Ketentuan hukum, penetapan tersangka oleh kepolisian seharusnya berdasar pada dua alat bukti," dia menegskan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut Aprilia menjelaskan, saat malam kejadian kliennya sedang berada di rumah. Kesimpulannya, Edi tidak melakukan kejahatan yang dituduhkan kepadanya.

Selain itu keterangan Sahrul kepada polisi saat ini sudah dicabut. Sehingga menurutnya tidak ada alasan lagi bagi pihak kepolisian untuk menahan Edi.

"Saya yakin karena berdasarkan keterangan dari empat orang saksi dan juga orang tuanya, Edi Nurcahyo mempunyai alibi yang cukup kuat bahwa ia tidak melakukan seperti apa yang dituduhkan," pungkas Aprilia. K75-12)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.