Kompas.com - 04/05/2013, 18:45 WIB
|
EditorLaksono Hari W

PAREPARE, KOMPAS.com - Ratusan kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, berunjuk rasa di depan kantor DPD PKS Kota Parepare. Dengan membakar baju seragam PKS, mereka menunjut agar Sekretaris DPD PKS Parepare Iqbal Khalik dipecat.

Massa menggelar orasi di depan kantor PKS, Jalan Glatik, Kelurahan Ujung Baru, Kecamatan Soreang, Kota Parepare. Selain membakar baju partai, mereka juga membakar ban bekas dan nyaris menyerang kantor PKS. Namun, aksi itu dihalangi oleh sejumlah petugas pengamanan.

Para demonstran itu marah atas praktik jual beli dukungan kepada salah satu calon wali kota di wilayah tersebut. Mereka menyebut Iqbal telah menjual dukungan kepada pasangan calon kepala daerah tanpa sepengetahuan ketua partai.

"Kami tidak terima Sekretaris PKS Parepare Iqbal Khalik, yang juga anggota DPRD Kota Parepare, bersama pengurus partai, Andi Alamsyah, yang diduga menjual atau merentalkan dukungan partai pada sejumlah pasangan calon wali kota seharga Rp 500 juta," kata Rustam Tabbo selaku koordinator aksi unjuk rasa, Sabtu (4/5/2013) sore.

Pengurus DPC PKS Kecamatan Soreang itu menyatakan, unjuk rasa itu juga dilakukan untuk meminta para anggota PKS yang nakal tersebut dipecat. "Kami meminta agar Iqbal Khalik dipecat dari partai karena sudah mencoreng hitam di muka partai," katanya.

Ketua Partai PKS Kota Parepare Saefuddin laittang hadir di tengah massa untuk menenangkan demonstran. Ia berjanji akan menyelidiki dugaan jual beli suara tersebut. Jika ada bukti bahwa Iqbal dan Andi terlibat di dalamnya, ia berjanji akan memecat mereka.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X