2 Jenazah Korban Penembakan di Aimas Dimakamkan

Kompas.com - 03/05/2013, 20:10 WIB
EditorAgus Mulyadi

JAYAPURA, KOMPAS.com - Jenazah dua korban penembakan di Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat, sudah dimakamkan di dua lokasi dan waktu yang berbeda.

Salah seorang keluarga korban yang dihubungi dari Jayapura, Thomas Daimboa (42), Jumat (3/5/2013), mengatakan, Thomas Blesya dimakamkan Jumat ini di samping rumah Isak Kalaibin di Aimas, sedangkan Abner Makagawak dimakamkan Kamis (2/5/2013) di Mackbon, Sorong Selatan.

Menurut Thomas, walaupun korban sudah dimakamkan keluarga tetap tidak mengizinkan aparat keamanan baik TNI maupun Polri untuk mendatangi lokasi, serta melakukan olah TKP dan otopsi terhadap jenasah korban penembakan.

"Kami sudah menyerahkan kasus ini kepada pihak gereja. Namun terkait campur tangan petugas keamanan, harus tetap berkoordinasi dengan keluarga korban," kata Thomas Daimboa.

Ia mengatakan, pihaknya sudah menyerahkan selongsong peluru yang ditemukan kepada LSM, Komnas HAM, dan gereja, sehingga tidak perlu lagi dilakukan olah TKP.

Kasus penembakan itu menewaskan dua orang warga dan empat terluka.

"Warga yang mengalami luka tembak bukan tiga melainkan empat orang, karena ada warga yang bernama Martinus Wili dilaporkan mengalami luka tembak di bahu sebelah kiri," kata Thomas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini masih dua warga yakni Salomina Kalaibin dan Herman Lokman masih dirawat di RS Sele Be Sola, Km 12 Aimas.

Sementara itu Wakapolda Papua, Brigjen Pol Paulus Waterpauw, yang saat ini berada di Sorong untuk memimpin penyidikan kasus itu, ketika dihubungi mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus melakukan pendekatan kepada masyarakat setempat agar diizinkan melakukan olah TKP.

"Kami masih terus berupaya melakukan pendekatan, agar dapat diizinkan melakukan olah TKP," kata Waterpauw.

Kasus penembakan Aimas itu bermula dari laporan masyarakat tentang, adanya warga yang berkumpul dan diduga merencanakan melakukan pengibaran bendera pada tanggal 1 Mei.

Aparat gabungan TNI/Polri dengan menggunakan dua mobil mendatangi TKP. Sesampainya di kawasan itu, petugas diserang warga menggunakan senjata tajam. Akibatnya satu anggota TNI dari Koramil Aimas yakni Peltu Sultomi mengalami luka serius di kepala.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.