Kompas.com - 03/05/2013, 18:02 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

AMBON, KOMPAS.com — Kejaksaan berharap Bupati Kepulauan Aru Theddy Tengko, yang berstatus terpidana korupsi, segera menyerahkan diri seperti mantan Kabareskrim Mabes Polri Komjen (Purn) Susno Duadji. Sejak divonis bersalah Mahkamah Agung tahun lalu, Tengko belum ditahan. Dia menolak dieksekusi dengan alasan sama seperti Susno.

"Tengko menyerahkan diri seperti yang dilakukan oleh Susno Duadji tentu menjadi harapan kami. Namun, jika itu tidak dilakukannya, kejaksaan tetap berupaya mengeksekusi," ujar Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Anton Hutabarat, Jumat (3/5/2013).

Tengko divonis bersalah mengorupsi APBD Aru tahun 2006-2007 oleh Mahkamah Agung (MA), 10 April 2012. Putusan itu menjatuhkan pidana penjara empat tahun, denda Rp 500 juta, dan keharusan mengganti kerugian negara sebesar Rp 5,3 miliar.

Namun, sejak putusan dijatuhkan, Tengko bersama kuasa hukumnya, Yusril Ihza Mahendra, menolak memenuhi panggilan eksekusi oleh kejaksaan. Upaya eksekusi pun berulang kali gagal.

Tengko dan Yusril berdalih putusan MA atas Tengko tidak bisa dieksekusi karena tidak memenuhi Pasal 197 ayat (1) huruf k KUHAP, yaitu tidak ada perintah ditahan. Alasan yang sama digunakan Susno saat hendak dieksekusi.

Anton berdalih upaya eksekusi oleh kejaksaan belum kembali dilaksanakan dengan dasar pertimbangan keamanan di Aru. Dia khawatir, jika eksekusi dipaksakan akan memicu bentrokan antara kelompok warga yang mendukung Tengko dengan mereka yang mendesak eksekusi terhadap Tengko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.