Kompas.com - 03/05/2013, 09:54 WIB
EditorRobert Adhi Ksp

CIREBON, KOMPAS.com - Warga di daerah Pantura Kabupaten dan Kota Cirebon, Jawa Barat, sejak tiga pekan semakin sulit memperoleh gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram, karena pasokan terbatas.

Karyadi, seorang pedagang gas eceran di Cirebon Jum’at mengatakan, pasokan gas dari agen dibatasi, biasanya dalam satu pekan dikirim sekitar 300 tabung kini hanya 150 tabung, sehingga warga kesulitan untuk mendapatkan gas tiga kilogram tersebut.

"Kebutuhan gas tiga kilogram untuk Kota Cirebon cukup tinggi, karena masyarakat setempat mengandalkan gas tersebut sebagai kebutuhan utama mereka,"katanya.

Dia mengatakan gas langka menyebabkan mereka terpaksa membeli gas ukuran 12 kilogram atau memakai blue gas yang harganya cukup tinggi.

Yuianty, pedagang gas lain mengaku, kiriman dari agen terus berkurang sedangkan permintaan dari konsumen meningkat.

Selama tiga pekan pasokan gas ukuran tiga kilogram semakin sulit dipastikan, kata dia, padahal kebutuhan konsumen tidak bisa ditunda sebagian beralih menggunakan gas 12 kilogram meski harganya tinggi.

Atikah, salah seorang pembeli mengaku, sekarang ini semakin sulit memperoleh gas elpiji tiga kiogram, selain itu harganya cukup tinggi hingga mencapai Rp 19 ribu per tabung.

Ia menambahkan, sebelumnya harga gas ukuran tiga kilogram dijual eceran paling kisaran Rp 15 ribu setiap tabungnya, bagi konsumen harga naik yang penting tersedia, karena gas tersebut cukup diandalkan.

Sementara masyarakat Cirebon yang berada sepanjang lereng gunung Ciremai, masih bisa memanfaatkan kayu bakar untuk kebutuhan memasak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.