Kompas.com - 02/05/2013, 23:29 WIB
EditorAgus Mulyadi

GORONTALO, KOMPAS.com - Sekitar 85 persen nasabah PT Pegadaian (Persero) Gorontalo adalah kaum perempuan.

"Para perempuan yang memanfaatkan jasa pegadaian untuk kegiatan usaha kecil menengah," kata Pemimpin wilayah VI Pegadaian yang membawahi Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat, Muhammad Rukmansyah, Kamis (2/5/2013).

Rata-rata warga, khususnya perempuan yang meminjam uang di pegadaian adalah untuk kebutuhan produktif, bukan kredit konsumtif.

Dalam data tersebut, didapatkan rata-rata pelanggan pegadaian adalah kelas menengah ke bawah, dengan prosentase mencapai 90 persen.

"Sementara dari jenis kelamin, untuk Provinsi Gorontalo hingga 85 persen pelanggan di pegadaian adalah kaum perempuan," kata Muhammad.

Di Gorontalo, rata-rata peminjaman uang maksimal sebesar Rp 5 juta, yang semuanya digunakan oleh kamu perempuan untuk berbisnis rumahan, baik menjual pakaian, mukena ataupun jilbab.

Selain itu kata Muhammad, dari sisi pendidikan, rata-rata para pelanggan pegadaian adalah lulusan Sekolah Menengah Atas. "Hampir semua pelanggan ini pinjam uang, untuk digunakan dalam pengembangan usaha kecil mereka," kata Muhammad.

Bagi pihak pegadaian, setiap masyarakat yang hendak meminjam uang diberikan kemudahan dengan cukup membawa Kartu Tanda Penduduk, surat nikah, akta kelahiran ataupun ijazah sekolah.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X