Kompas.com - 02/05/2013, 22:15 WIB
EditorAgus Mulyadi

"Pameran ini sekaligus menunjukkan bahwa Kota Semarang adalah kota pusaka, seperti ditetapkan oleh Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang memasukkan Kota Lumpia dalam urutan ketujuh," kata Heri.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Adopsi Keris Indonesia (Paksi) Kota Semarang KRT HA Daud Aji Nata Nagara mengungkapkan sejumlah paguyuban pecinta keris turut ambil bagian dalam pameran itu, termasuk Paksi.

"Kami ingin mengenalkan keris kepada masyarakat. Bukan sekadar kleniknya, tetapi bagaimana menjaga warisan budaya leluhur itu agar tetap lestari. Keris itu memiliki nilai folisofis tinggi," kata pria yang kini memiliki koleksi sekitar 170 buah pusaka itu.

Menurut dia, keris bukan semata sebagai senjata, tetapi juga menjadi simbol kekuasaan pada masa itu. Di samping, nilai filosofis yang terkandung pada tiap-tiap bentuk keris yang memang memiliki arti yang berbeda.

"Keris pusaka ini dibuat oleh empu pada zaman kerajaan. Setiap keris mengandung aspek pamor (lukisan pada bilahnya), ricikan (ornamen), dan sebagainya. Semuanya ada artinya," kata Daud.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.